Read more : http://www.wakrizki.net/2011/03/membuat-effek-zoom-gambar-di-blog.html#ixzz1PJMAYpiS

Setting Samba


Jika anda ingin sharing file melalui SAMBA dengan aman, gunakan mode user. Dengan mode ini, user yang mau akses harus punya account di si server Linux.

Dibanding mode share, kini ada dua syarat tambahan.:

1. Si-user harus punya account normal di server Linux.
2. Si user harus punya account samba.




Sisanya mirip. Jadi artikel ini copy-paste dari artikel lalu, tambah sedikit ;-).

BUAT DIREKTORI YANG MAU DI-SHARING
Buat direktori dan set modenya agar bisa diakses user.

# Direktori cuma bisa baca
root:# mkdir -p /home/ftp/pub
root:# chgrp users /home/ftp/pub
root:# chmod g+rx /home/ftp/pub

# Direktori bisa baca tulis
root:# mkdir -p /home/ftp/pub/incoming
root:# chgrp users /home/ftp/pub/incoming
root:# chmod g+wrx /home/ftp/pub/incoming

BUAT SMB.CONF
Di sini kita akan konfigurasi samba mode user, sehingga yang akan bisa akses hanya user yang terdaftar lokal di komputer server tersebut. Langsung saja edit seperti ini:

# Konfigurasi SAMBA
# /etc/samba/smb.conf
#======================= Global Settings =========================
[global]
# workgroup, semua server dan client harus ber-workgroup sama
workgroup = ENGINEERING
# Deskripsi komputer
# Identity samba selalu mengambil /etc/HOSTNAME
server string = Ini server-ku

# Batasi akses di network sendiri
hosts allow = 10.0.0.

# Security mode, sebenarnya pilihannya ada 4:
# share = seperti Windows 98, share level
# user = seperti NT workstation stand-alone
# server = validasi ke serve lain (PDC)
# domain = jadi PDC
security = user

# Pakai enkripsi password
encrypt passwords = yes

# Where to find the SSL certificates:
ssl CA certDir = /etc/ssl/certs

#——————————————————————
# Ini dia definisi direktori yang dishare

# home direktori si user yang connect, otomatis map ke /home/user
[homes]
comment = Home Directories
browseable = no
writable = yes

# direktori bersama hanya bisa dibaca
[pub]
comment = Temporary file space
path = /home/ftp/pub
browseable = yes
public = yes
read inly= yes

# direktori bersama bisa baca tulis
[incoming]
comment = Public Stuff
path = /home/ftp/pub/incoming
browseable = yes
public = yes
writable = yes

HIDUPKAN SMB DAEMON
Buat agar samba jalan otomatis saat komputer reboot.

# Di Slackware/Vector
root:# chmod a+x /etc/rc.d/rc.samba

# ini buat start sekarang saja
root:# /etc/rc.d/rc.samba start

BUAT USER
Anda perlu account buat Linux, juga buat samba.

# Kalau belum ada, buat user linux
root:# adduser tux

# Lalu buat account samba
root:# smbpasswd -a tux

Selesai.

COBA DARI WINDOWS
Ada dua syarat supaya Windows bisa akses SAMBA.

* Network Neigborhood sudah disetup betul, dengan workgroup/domain sama dengan si samba server.
* User login dengan nama dan password sama dengan yang di samba server.

Kalau itu terpenuhi, dengan lancar anda akan bisa browsing si samba server. Ini contohnya pakai Windows explorer.

Lihat bahwa komputer papua punya sharing tux (home), pub dan incoming. Anda bisa baca/tulis di home dan incoming, tapi hanya baca di pub.

Copyleft : Kocil, 2003
License : GNU FDL
Posted to: www.benpinter.net, 30 Oct 2003.
Testbed : Vector Linux 4.0, Windows 98
Writepad : Vector Linux, Bluefish




Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar