Read more : http://www.wakrizki.net/2011/03/membuat-effek-zoom-gambar-di-blog.html#ixzz1PJMAYpiS

MEDIA TRANSMISI DATA


Secara umum media taransmisi data dapat dibedakan menjadi dua, yaitu media kabel (wireline) dan Media nirkabel /tanpa kabel (wireless).

Media Kabel

Merupakan media taranmisi guided, disebut guided karena dapat mentransmisikan serta memandu arah gelombang kepada penerima data. Media ini biasanya digunakan jika jarak sumber dan penerima tidak terlalu jauh.

Media transmisi data yang berupa kabel ada tiga jenis

Kabel Koaksial ( Coaxsial Cable) :

adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cab le (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil). Keunggulan kabel koaksial adalah dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain. Kelemahan kabel koaksial adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater, jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan. sebenarnya tidak ada yang berguna bagi anjing-anjing rumahan

Kabel Dua Kawat ( Twisted Pair Cable) :
Terdiri beberapa pasang kawat yang digulung dalam satu bendel.


Kabel Serat Optik (Fiber Optik Cable) :

Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index. Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat, tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar. Kelemahan serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini. Selain merupakan keuntungan, sifatnya yang tidak menghantarkan listrik juga merupakan kelemahannya karena memerlukan alat pembangkit listrik eksternal.


Media Transmisi Nirkabel

Merupakan Media Transmisi unguided, dimana media ini hanya mampu mentransmisikan data dan tidak bertugas sebagai pemandu. Trasmisi data pada jaringan ini dapat dilakukan dengan menggunakan sebuah alat yang disebut antenna atau transceiver.

Unguided Transmission Media

Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang.
Gelombang mikro

gelombang micro (microwave) merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro banyak digunakan pada sistem jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP). Keuntungan menggunakan gelombang mikro adalah akuisisi antar menara tidak begitu dibutuhkan, dapat membawa jumlah data yang besar, biaya murah karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas, frekuensi tinggi atau gelombang pendek karena hanya membutuhkan antena yang kecil. Kelemahan gelombang mikro adalah rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh peasawat terbang yang melintas di atasnya.

Satelit

Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Hal ini menyebabkan posisi satelit akan relatif stasioner terhadap bumi (geostationary), apabila satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelit geostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi. Keuntungan satelit adalah lebih murah dibandingkan dengan menggelar kabel antar benua, dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah, meningkatnya trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit cukup menarik secara komersial. Kekurangannya adalah keterbatasan teknologi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya investasi dan asuransi satelit yang masih mahal, atmospheric losses yang besar untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frequency carrier.
Gelombang radio

Gelombang radio adalah media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data. Kelebihan transmisi gelombang radio adalah dapat mengirimkan isyarat dengan posisi sembarang (tidak harus lurus) dan dimungkinkan dalam keadaan bergerak. Frekuensi yang digunakan antara 3 KHz sampai 300 GHz. Gelombang radio digunakan pada band VHF dan UHF : 30 MHz sampai 1 GHz termasuk radio FM dan UHF dan VHF televisi. Untuk komunikasi data digital digunakan packet radio.

Inframerah

Inframerah biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya untuk pengendalian jarak jauh, misalnya remote control pada televisi serta alat elektronik lainnya. Keuntungan inframerah adalah kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnetik, inframerah mudah dibuat dan murah, instalasi mudah, mudah dipindah-pindah, keamanan lebih tinggi daripada gelombang radio. Kelemahan inframerah adalah jarak terbatas, tidak dapat menembus dinding, harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima, tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh cahaya matahari.

Bluetooth

adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.Kelemahan teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan transfer data yang rendah.

Wi-Fi

merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Media_transmisi

http://id.wikipedia.org/wiki/Bluetooth

http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi

Lanjut membaca“MEDIA TRANSMISI DATA”  »»

Berbagai Macam Serangan Terhadap Jaringan Komputer


I. LAND Attack

LAND attack merupakan salah satu macam serangan terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan yang bertujuan untuk menghentikan layanan yang diberikan oleh server tersebut sehingga terjadi gangguan terhadap layanan atau jaringan komputer tersebut. Tipe serangan semacam ini disebut sebagai Denial of Service (DoS) attack. LAND attack dikategorikan sebagai serangan SYN (SYN attack) karena menggunakan packet SYN (synchronization) pada waktu melakukan 3-way handshake untuk membentuk suatu hubungan berbasis TCP/IP. Dalam 3-way handshake untuk membentuk hubungan TCP/IP antara client dengan server, yang terjadi adalah sebagai berikut:
- Pertama, client mengirimkan sebuah paket SYN ke server/host untuk membentuk hubungan TCP/IP antara client dan host
- Kedua, host menjawab dengan mengirimkan sebuah paket SYN/ACK (Synchronization/Acknowledgement) kembali ke client.
- Akhirnya, client menjawab dengan mengirimkan sebuah paket ACK (Acknowledgement) kembali ke host. Dengan demikian, hubungan TCP/IP antara client dan host terbentuk dan transfer data bisa dimulai.

Dalam sebuah LAND attack, komputer penyerang yang bertindak sebagai client mengirim sebuah paket SYN yang telah direkayasa atau dispoof ke suatu server yang hendak diserang.
Paket SYN yang telah direkayasa atau dispoof ini berisikan alamat asal (source address) dan nomer port asal (source port number) yang sama persis dengan alamat tujuan (destination address) dan nomer port tujuan (destination port number).
Dengan demikian, pada waktu host mengirimkan paket SYN/ACK kembali ke client, maka terjadi suatu infinite loop karena host sebetulnya mengirimkan paket SYN/ACK tersebut ke dirinya sendiri.
Host/server yang belum terproteksi biasanya akan crash atau hang oleh LAND attack ini. Namun sekarang ini, LAND attack sudah tidak efektif lagi karena hampir semua sistem sudah terproteksi dari tipe serangan ini melalui paket filtering atau firewall.

II. Ping of Death

Ping of Death merupakan suatu serangan (Denial of Service) DoS terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Serangan ini memanfaatkan fitur yang ada di TCP/IP yaitu packet fragmentation atau pemecahan paket, dan juga kenyataan bahwa batas ukuran paket di protokol IP adalah 65536 byte atau 64 kilobyte. Penyerang dapat mengirimkan berbagai paket ICMP (digunakan untuk melakukan ping) yang terfragmentasi sehingga waktu paket-paket tersebut disatukan kembali, maka ukuran paket seluruhnya melebihi batas 65536 byte.

Contoh yang sederhana adalah sebagai berikut: C:\windows>ping -l 65540

Perintah MSDOS di atas melakukan ping atau pengiriman paket ICMP berukuran 65540 byte ke suatu host/server. Pada waktu suatu server yang tidak terproteksi menerima paket yang melebihi batas ukuran yang telah ditentukan dalam protokol IP, maka server tersebut biasanya crash, hang, atau melakukan reboot sehingga layanan menjadi terganggu (Denial of Service).

Selain itu, paket serangan Ping of Death tersebut dapat dengan mudah dispoof atau direkayasa sehingga tidak bisa diketahui asal sesungguhnya dari mana, dan penyerang hanya perlu mengetahui alamat IP dari komputer yang ingin diserangnya. Namun sekarang ini, serangan Ping of Death sudah tidak lagi efektif karena semua operating system sudah diupgrade dan diproteksi dari tipe serangan seperti ini. Selain itu, firewall bisa memblokir semua paket ICMP dari luar sehingga tipe serangan ini sudah tidak bisa dilakukan lagi.

III. Teardrop

Teardrop attack adalah suatu serangan bertipe Denial of Service (DoS) terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Teardrop attack ini memanfaatkan fitur yang ada di TCP/IP yaitu packet fragmentation atau pemecahan paket, dan kelemahan yang ada di TCP/IP pada waktu paket-paket yang terfragmentasi tersebut disatukan kembali. Dalam suatu pengiriman data dari satu komputer ke komputer yang lain melalui jaringan berbasis TCP/IP, maka data tersebut akan dipecah-pecah menjadi beberapa paket yang lebih kecil di komputer asal, dan paket-paket tersebut dikirim dan kemudian disatukan kembali di komputer tujuan. Misalnya ada data sebesar 4000 byte yang ingin dikirim dari komputer A ke komputer B. Maka, data tersebut akan dipecah menjadi 3 paket demikian:

Di komputer B, ketiga paket tersebut diurutkan dan disatukan sesuai dengan OFFSET yang ada di TCP header dari masing-masing paket. Terlihat di atas bahwa ketiga paket dapat diurutkan dan disatukan kembali menjadi data yang berukuran 4000 byte tanpa masalah.

Dalam teardrop attack, penyerang melakukan spoofing/pemalsuan/rekayasa terhadap paket-paket yang dikirim ke server yang hendak diserangnya, sehingga misalnya menjadi demikian:

Terlihat di atas bahwa ada gap dan overlap pada waktu paket-paket tersebut disatukan kembali. Byte 1501 sampai 1600 tidak ada, dan ada overlap di byte 2501 sampai 3100. Pada waktu server yang tidak terproteksi menerima paket-paket demikian dan mencoba menyatukannya kembali, server akan bingung dan akhirnya crash, hang, atau melakukan reboot.

Server bisa diproteksi dari tipe serangan teardrop ini dengan paket filtering melalui firewall yang sudah dikonfigurasi untuk memantau dan memblokir paket-paket yang berbahaya seperti ini.

IV. Half-Open Connection

Half-open connection attack juga disebut sebagai SYN attack karena memanfaatkan paket SYN (synchronization) dan kelemahan yang ada di 3-way handshake pada waktu hubungan TCP/IP ingin dibentuk antara 2 komputer. Dalam 3-way handshake untuk membentuk hubungan TCP/IP antara client dengan server, yang terjadi adalah sebagai berikut:

1. Pertama, client mengirimkan sebuah paket SYN ke server/host untuk membentuk hubungan TCP/IP antara client dan host.

2. Kedua, host menjawab dengan mengirimkan sebuah paket SYN/ACK (Synchronization/Acknowledgement) kembali ke client.

3. Akhirnya, client menjawab dengan mengirimkan sebuah paket ACK (Acknowledgement) kembali ke host. Dengan demikian, hubungan TCP/IP antara client dan host terbentuk dan transfer data bisa dimulai.

Dalam serangan half-open connection, penyerang mengirimkan ke server yang hendak diserang banyak paket SYN yang telah dispoof atau direkayasa sehingga alamat asal (source address) menjadi tidak valid. Dengan kata lain, alamat asal paket-paket SYN tersebut tidak menunjuk pada komputer yang benar-benar ada. Pada waktu server menerima paket-paket SYN tersebut, maka server akan mengirimkan paket SYN/ACK untuk menjawab tiap paket SYN yang diterima. Namun, karena paket SYN/ACK dari server tersebut dikirim ke alamat yang tidak ada, maka server akan terus menunggu untuk menerima jawaban berupa paket ACK. Jika server tersebut dibanjiri oleh paket-paket SYN yang tidak valid tersebut, maka akhirnya server akan kehabisan memory dan sumber daya komputasi karena server terus menunggu untuk menerima jawaban paket ACK yang tidak akan pernah datang. Akhirnya server akan crash, hang, atau melakukan reboot dan terjadilah gangguan terhadap layanan (denial of service). Tipe serangan half-open connection atau SYN attack ini dapat dicegah dengan paket filtering dan firewall, sehingga paket-paket SYN yang invalid tersebut dapat diblokir oleh firewall sebelum membanjiri server.

V. UDP Bomb Attack

UDP Bomb attack adalah suatu serangan bertipe Denial of Service (DoS) terhadap suatuserver atau komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Untuk melakukan serangan UDP Bomb terhadap suatu server, seorang penyerang mengirim sebuah paket UDP (User Datagram Protocol) yang telah dispoof atau direkayasa sehingga berisikan nilai-nilai yang tidak valid di field-field tertentu. Jika server yang tidak terproteksi masih menggunakan sistem operasi (operating system) lama yang tidak dapat menangani paketpaket UDP yang tidak valid ini, maka server akan langsung crash. Contoh sistem operasi yang bisa dijatuhkan oleh UDP bomb attack adalah SunOS versi 4.1.3a1 atau versi sebelumnya. Kebanyakan sistem operasi akan membuang paket-paket UDP yang tidak valid, sehingga sistem operasi tersebut tidak akan crash. Namun, supaya lebih aman, sebaiknya menggunakan paket filtering melalui firewall untuk memonitor dan memblokir serangan seperti UDP Bomb attack.

Sumber : Makalah Seminar Nasional “Hacking and Security with LINUX WORKSHOP” Bersama INIXINDO di Institute Science and Technology AKPRIND Yogyakarta 16 dan 21-22 Mei 2005

Lanjut membaca“Berbagai Macam Serangan Terhadap Jaringan Komputer”  »»

Macam-Macam Kerajaan DNS di Dunia


Asia-Pacific Network Information Centre
Asia Pacific Network Information Centre (APNIC) adalah Regional Internet Registry untuk kawasan Asia Pasifik.
APNIC menyediakan jumlah alokasi sumber daya dan layanan registrasi yang mendukung operasi global Internet. Ini adalah bukan untuk mencari keuntungan, organisasi berbasis keanggotaan yang anggotanya termasuk Internet Service Provider, Internet Registries Nasional, dan organisasi serupa.


APNIC fungsi utama adalah:

* Mengalokasikan IPv4 dan IPv6 address space, dan Autonomous System Numbers
* Memelihara Database Whois publik untuk wilayah Asia Pasifik
* Reverse DNS delegasi
* Mewakili kepentingan komunitas internet Asia Pasifik di panggung global


Pertemuan Kebijakan Terbuka

Setiap tahun, APNIC mengadakan dua pertemuan kebijakan terbuka. Ini memberikan kesempatan masyarakat untuk datang bersama-sama untuk pengembangan kebijakan, pengambilan keputusan, pendidikan, pertukaran informasi, dan jaringan - baik profesional dan sosial. Kebijakan Terbuka pertama setiap tahun Rapat diselenggarakan sebagai jejak konferensi Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies (APRICOT), dan yang kedua adalah sebagai standalone diadakan pertemuan. Pertemuan diadakan di berbagai lokasi di seluruh Asia Pasifik dan sering melibatkan unsur-unsur budaya ekonomi negara tuan rumah.



Pelatihan APNIC

APNIC mengadakan beberapa kursus pelatihan di berbagai lokasi di seluruh wilayah. Kursus-kursus ini dirancang untuk mendidik peserta untuk mahir mengkonfigurasi, mengelola dan memberikan layanan internet mereka dan infrastruktur dan untuk menerima praktek-praktek terbaik saat ini.

Whois database

Database Whois APNIC detail dari registrasi berisi alamat IP dan nomor AS awalnya dialokasikan oleh APNIC. Ini menunjukkan organisasi-organisasi yang memegang sumber daya, di mana alokasi dibuat, dan rincian kontak untuk jaringan. Organisasi yang memegang sumber daya yang bertanggung jawab untuk memperbarui informasi mereka dalam database. Basis data dapat dicari dengan menggunakan antarmuka web pada situs APNIC, atau dengan mengarahkan klien whois Anda whois.apnic.net (misalnya, whois-h whois.apnic.net 203.37.255.97).

Sejarah

APNIC didirikan pada tahun 1992 oleh Asia Pasifik Koordinator Komite Penelitian Intercontinental Networks (APCCIRN) dan Asia Pacific Engineering and Planning Group (APEPG). Kedua kelompok itu kemudian digabung dan berganti nama menjadi Kelompok Jaringan Asia Pasifik (APNG). Ini didirikan sebagai sebuah proyek percontohan untuk memberikan ruang alamat seperti yang didefinisikan oleh RFC-1366, dan juga mencakup singkat yang lebih luas: "Untuk memfasilitasi komunikasi, bisnis, dan budaya dengan menggunakan teknologi internet".

Pada tahun 1993, APNG menemukan mereka tidak mampu menyediakan payung formal atau struktur hukum untuk APNIC, dan jadi pilot proyek ini menyimpulkan, tetapi APNIC terus eksis secara independen di bawah kekuasaan IANA sebagai 'proyek sementara'. Pada tahap ini, APNIC masih tidak memiliki hak-hak hukum, keanggotaan, dan struktur biaya.

Pada tahun 1995, pelantikan diadakan pertemuan APNIC di Bangkok. Ini adalah pertemuan dua hari, dijalankan oleh para relawan, dan bebas untuk hadir. Sumbangan sukarela dicari sesuai dengan ukuran organisasi, mulai dari $ 1.500 untuk 'kecil', melalui ke $ 10.000 untuk 'besar'. Tiga anggota jenis didefinisikan oleh APNIC-001: ISP (lokal IR), Enterprise, dan Nasional.

1996 melihat struktur biaya yang layak diperkenalkan, pembentukan keanggotaan, dan penyelenggaraan pertemuan APRICOT pertama.

1997 Pada saat tiba, itu menjadi semakin jelas bahwa APNIC lingkungan setempat di Jepang membatasi pertumbuhan - misalnya, staf terbatas pada anggota 4-5. Oleh karena itu, perusahaan konsultan KPMG dikontrak untuk menemukan lokasi yang ideal di kawasan Asia Pasifik untuk APNIC markas baru.

Untuk alasan-alasan seperti infrastruktur stabil, rendahnya biaya hidup dan operasi, dan keuntungan pajak bagi organisasi keanggotaan, Brisbane, Australia dipilih sebagai lokasi baru, dan relokasi selesai antara bulan April dan Agustus, 1998, sambil tetap menjaga seluruh operasi terus-menerus.

Pada tahun 1999, relokasi itu selesai, krisis ekonomi Asia berakhir, maka mulai periode konsolidasi untuk APNIC - masa pertumbuhan berkelanjutan, pengembangan kebijakan, dan penciptaan dokumentasi dan sistem internal.

Sejak itu, APNIC telah terus tumbuh dari awal yang sederhana ke anggota lebih dari 1.500 di 56 ekonomi di seluruh wilayah dan sekretariat dari sekitar 50 anggota staf yang terletak di kantor pusat di Brisbane, Australia.


Proses pengembangan kebijakan

Kebijakan-kebijakan APNIC dikembangkan oleh keanggotaan dan lebih luas komunitas internet. Media besar untuk pengembangan kebijakan adalah face-to-face Pertemuan Kebijakan Terbuka, yang diadakan dua kali setiap tahun, dan milis diskusi.

Pengembangan kebijakan APNIC prosesnya adalah:

* Buka
* Siapa saja dapat mengusulkan kebijakan.
* Setiap orang dapat membicarakan proposal kebijakan.
* Transparan
* APNIC dokumen publik semua diskusi kebijakan dan keputusan.
* Bottom-up
* drive komunitas pengembangan kebijakan.

Dokumen APNIC semua diskusi kebijakan dan keputusan untuk memberikan transparansi lengkap dari proses pengembangan kebijakan.

APNIC mewakili kawasan Asia Pasifik, yang terdiri dari 56 ekonomi:

* Afghanistan
* Samoa Amerika (US)
* Australia
* Bangladesh
* Bhutan
* British Indian Ocean Territory (UK)
* Brunei Darussalam
* Kamboja
* People's Republic of China
* Christmas Island (AU)
* Kepulauan Cocos (Keeling) Kepulauan (AU)
* Kepulauan Cook (N.Z.)
* Timor Timur
* Fiji
* Polinesia Perancis (Perancis)
* Wilayah Prancis Selatan (Perancis)
* Guam (US)
* Hong Kong (RRC)
* India
* Indonesia
* Jepang
* Kiribati
* Korea Utara
* Korea Selatan
* Laos
* Makau (RRC)
* Malaysia
* Maladewa
* Kepulauan Marshall
* Mikronesia
* Mongolia
* Myanmar (Burma)
* Nauru
* Nepal
* Kaledonia Baru (Perancis)
* Selandia Baru
* Niue (N.Z.)
* Pulau Norfolk (AU)
* Kepulauan Mariana Utara (US)
* Pakistan
* Palau
* Papua Nugini
* Filipina
* Pitcairn (Inggris)
* Samoa
* Singapura
* Solomon
* Sri Lanka
* Taiwan
* Thailand
* Tokelau (N.Z.)
* Tonga
* Tuvalu
* Vanuatu
* Vietnam
* Kepulauan Wallis dan Futuna (Perancis)
APNIC tertutup Madagaskar, Mauritius dan Seychelles sampai AfriNIC terbentuk.


American Registry for Internet Numbers



American Registry untuk Internet Numbers (ARIN) adalah Regional Internet Registry (RIR) untuk Kanada, Karibia dan banyak pulau-pulau Atlantik Utara, dan Amerika Serikat. ARIN mengelola nomor Internet distribusi sumber daya, termasuk IPv4 dan IPv6 ruang dan nomor AS. ARIN membuka pintunya untuk bisnis di 22 Desember 1997after menggabungkan pada tanggal 18 April 1997. ARIN adalah sebuah lembaga nirlaba di negara bagian Virginia, negara bagian AS. Hal ini bermarkas di wilayah tak berhubungan Fairfax County, Virginia, Washington Dulles International Airport dan dekat Chantilly.


ARIN adalah salah satu dari lima Regional Internet Registry (RIR) di dunia. Seperti RIR lainnya, ARIN:

* Memberikan layanan yang berkaitan dengan koordinasi teknis dan manajemen sumber daya nomor Internet
* Memfasilitasi pengembangan kebijakan oleh para anggota dan stakeholder
* Berpartisipasi dalam komunitas internet internasional
* Apakah nirlaba, organisasi berbasis masyarakat
* Apakah diperintah oleh dewan eksekutif dipilih oleh keanggotaannya


Sejarah

Organisasi ini dibentuk pada Desember 1997 untuk "menyediakan layanan registrasi IP sebagai independen, lembaga nirlaba." Sampai saat ini IP pendaftaran di wilayah ARIN dilakukan oleh suatu departemen dalam perusahaan Network Solutions, yang menyediakan staf awal dan infrastruktur komputer untuk ARIN.

Presiden pertama ARIN Kim Hubbard, dari tahun 1997 sampai tahun 2000. Kim digantikan oleh Raymond "Ray" Plzak sampai akhir 2008. Trustee John Curran adalah pejabat Presiden sampai 1 Juli tahun 2009 ketika ia mengambil peran CEO secara permanen. Ray Plzak tetap sebagai konsultan untuk organisasi.

Sampai akhir tahun 2002 itu disajikan Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan dan seluruh Karibia. LACNIC sekarang menangani bagian dari Karibia, Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Juga, Sub-Sahara Afrika merupakan bagian dari wilayahnya sampai April 2005, ketika AfriNIC secara resmi diakui oleh ICANN sebagai kelima Regional Internet Registry.


Layanan

ARIN menyediakan layanan yang berkaitan dengan koordinasi teknis dan manajemen sumber daya nomor Internet. Sifat layanan ini dijelaskan dalam pernyataan misi ARIN:

Menerapkan prinsip-prinsip pelayanan, ARIN, sebuah lembaga nirlaba, mengalokasikan sumber daya Protokol Internet; mengembangkan kebijakan berbasis konsensus dan memfasilitasi kemajuan Internet melalui informasi dan pendidikan penjangkauan.


Layanan ini dikelompokkan dalam tiga bidang: Pendaftaran, Organisasi, dan Kebijakan Pembangunan.

Pendaftaran Layanan

Pendaftaran Layanan berkaitan dengan koordinasi teknis dan pengelolaan inventarisasi sumber daya nomor Internet. Layanan meliputi:

* Alokasi alamat IPv4 dan penugasan
* Alamat IPv6 alokasi dan penugasan
* Nomor AS penugasan
* Direktori layanan termasuk:
o Registrasi informasi transaksi (WHOIS)
o Routing informasi (Internet Routing Registry)
* DNS (Reverse)

Untuk informasi tentang nomor internet meminta sumber daya dari ARIN, lihat https://www.arin.net/sumber daya/index.html. Bagian ini meliputi permintaan template, kebijakan distribusi khusus, dan panduan untuk meminta dan mengelola sumber daya nomor internet.

Organisasi Pelayanan

Layanan organisasi berkaitan dengan interaksi antara para stakeholder, ARIN anggota, dan ARIN. Layanan meliputi:

* Pemilihan
* Anggota rapat
* Informasi publikasi dan penyebarluasan
* Pendidikan dan pelatihan


Kebijakan Pengembangan Jasa

Jasa Pengembangan kebijakan memfasilitasi pengembangan kebijakan untuk koordinasi teknis dan manajemen sumber daya nomor Internet.

Semua kebijakan ARIN diatur oleh masyarakat. Setiap orang didorong untuk berpartisipasi dalam proses pengembangan kebijakan di pertemuan kebijakan publik dan pada Kebijakan Publik Mailing List (ppml@arin.net). The ARIN Dewan Pengawas kebijakan meratifikasi hanya setelah:

1. diskusi di milis, dan pada saat rapat;
2. Dewan Pertimbangan ARIN rekomendasi;
3. konsensus masyarakat yang mendukung kebijakan dan
4. hukum penuh dan fiskal review.

Masyarakat mengembangkan kebijakan dengan mengikuti Proses Pengembangan Kebijakan formal seperti diuraikan di https://www.arin.net/kebijakan/pdp.html. Kebijakan The Number Resource Manual, ARIN set lengkap kebijakan saat ini, tersedia di https:// www.arin.net/kebijakan/nrpm.html.

Keanggotaan tidak diperlukan untuk berpartisipasi dalam pengembangan kebijakan ARIN proses atau menerapkan sumber daya nomor Internet.

Layanan meliputi:

* Mempertahankan diskusi daftar e-mail
* Melakukan pertemuan kebijakan publik
* Penerbitan dokumen kebijakan

Struktur Organisasi

ARIN terdiri dari komunitas internet di dalam wilayah, para anggotanya, 7-anggota Dewan Pengawas, 15-anggota Dewan Penasehat, dan staf profesional di bawah 50. Dewan Pengawas dan Dewan Penasehat dipilih oleh anggota ARIN selama tiga tahun.

Dewan Pengawas

Keanggotaan yang ARIN memilih Dewan Pengawas (BOT), yang memiliki tanggung jawab utama untuk urusan bisnis dan keuangan ARIN kesehatan, dan mengelola operasi ARIN dengan cara yang sesuai dengan petunjuk yang diterima dari Dewan Pertimbangan dan tujuan yang ditetapkan oleh anggota registri . Bot bertanggung jawab untuk menentukan disposisi dari semua pendapatan yang diterima untuk memastikan semua layanan yang disediakan dalam cara yang adil. Bot meratifikasi proposal yang dihasilkan dari keanggotaan dan dikirimkan melalui Dewan Penasehat. Keputusan eksekutif dilaksanakan setelah disetujui oleh BOT.

BOT terdiri dari 7 anggota:

* Scott Bradner (Bendahara)
* John Curran (Presiden dan CEO)
* Timotius Denton
* Lee Howard (Sekretaris)
* Paul Vixie (Ketua)
* Bill Woodcock
* Vacant Position

Dewan Penasehat

Di samping BOT, ARIN memiliki Dewan Pertimbangan yang memberikan nasihat ARIN dan alokasi IP BOT pada kebijakan dan hal-hal terkait. Mengikuti prosedur di Internet Resource Proses Evaluasi Kebijakan, Dewan Penasehat depan kebijakan berbasis konsensus proposal kepada BOT untuk diratifikasi.

Dewan Penasehat terdiri dari 15 anggota yang dipilih:

* Dan Alexander
* Paul Andersen
* Cathy Aronson
* Marla Azinger
* Leo Bicknell
* Marc Crandall
* Bill Darte
* Owen DeLong
* David Farmer
* Stacy Hughes
* Scott Leibrand
* Lea Roberts
* Robert Seastrom
* Heather Schiller
* John buah apel manis (Ketua)

Negara-negara di wilayah layanan ARIN adalah:

* Anguilla
* Antarctica
* Antigua and Barbuda
* Bahamas
* Barbados
* Bermuda
* Bouvet Island (Norway)
* Canada
* Cayman Islands (UK)
* Dominica
* Grenada
* Guadeloupe (France)
* Heard and McDonald Islands (Australia)
* Jamaica
* Martinique (France)
* Montserrat
* Puerto Rico (U.S.)
* Saint Kitts and Nevis
* Saint Lucia
* Saint Vincent and the Grenadines
* St. Helena (UK)
* St. Pierre and Miquelon (France)
* Turks and Caicos Islands
* United States
* United States Minor Outlying Islands
* British Virgin Islands (UK)
* U.S. Virgin Islands (U.S.)


Latin American and Caribbean Internet Addresses Registry

Amerika Latin dan Karibia Internet Addresses Registry (LACNIC) adalah Regional Internet Registry untuk Amerika Latin dan Karibia daerah.




LACNIC nomor menyediakan alokasi sumber daya dan layanan registrasi yang mendukung operasi global Internet. Ini adalah bukan untuk mencari keuntungan, organisasi berbasis keanggotaan yang anggotanya termasuk Internet Service Provider, dan organisasi serupa.

LACNIC fungsi utama adalah:

* Mengalokasikan IPv4 dan IPv6 address space, dan Autonomous System Numbers
* Memelihara Database Whois publik untuk Amerika Latin dan Karibia
* Reverse DNS delegasi
* Mewakili kepentingan Amerika Latin dan Karibia komunitas internet di panggung global

Sejarah

Sejak tahun 1993, organisasi-organisasi akademis di Amerika Latin seperti ENRED - Foro de redes de America Latina kamu El Caribe, mendiskusikan kebutuhan register untuk Amerika Latin. Pada tahun 1998 selama pertemuan di Panamá ENRED termasuk NIC-MX, tema ini sedang dibahas dan mereka mengetahui bahwa kelompok lain yang dibentuk oleh organisasi komersial seperti CABASE - Camara Argentina de Base de Datos y Servicio em Línea dan e-COMLAC (Amerika Latin dan Karibia Federasi untuk Internet dan Electronic Commerce), juga mendiskusikan gagasan tentang american latin registri.

Pada tanggal 30 Januari 1998, Ira Magazincr, maka penasihat senior Presiden Clinton untuk pengembangan kebijakan, merilis sebuah makalah diskusi, yang dikenal sebagai "kertas hijau". Sebuah versi revisi yang dikenal sebagai "kertas putih" dirilis pada tanggal 5 Juni. Makalah ini mengusulkan sebuah organisasi baru untuk menangani sumber daya internet. (yang terlambat menjadi ICANN). Setelah rilis ini sejumlah kelompok, konferensi yang diselenggarakan untuk membahas proposal dan membuat saran, di antara mereka, IFWP atau International Forum untuk White Paper.

IFWP diselenggarakan empat pertemuan, yang terakhir di Buenos Aires, di mana beberapa orang Amerika selatan orang dan organisasi dibedakan berpartisipasi dan mulai mengenal satu sama lain. Di antara mereka Messano Oscar, Anthony Harris dan Edmundo Valiente dari CABASE, Fabio Marinho, anggota Comite Gestor de Brasil - Brasil internet Steering Committee dan Presiden ASSESPRO - Associação Brasileira de Empresas de Software Serviços de Informática e Internet, Raimundo Beca-AHCIET - Asosiasi Hispanoamericana de Centros de Investigacion y Empresas de telecomunicaciones, Brasil, México Nic-Oscar Robles dan Jerman Valdez, y Julian Dunayevich, Raul Echeverria. ENRED

Bergabung dengan organisasi-organisasi eCOMLAC - Federación Latino Americana y Caribeña para Internet y el Comercio electrónico, argumented bahwa alamat IP Amerika Latin, dapat ditangani oleh suatu badan lokal dan mencapai kesepakatan untuk penciptaan. Orang lain berpartisipasi dalam diskusi awal ini, di antara Eliezer CADENAS (ENRED), Fidel Vienegas (AHCIET), Raphael Mandarino (CG_B).

Akhirnya kesepakatan untuk penciptaan LACNIC (Amerika Latin dan Karibia IP Address Daerah Registry), ditandatangani di Santiago de Chile pada 22 Agustus 1999 selama pertemuan ICANN yang kedua.

Sebuah Dewan Interim didefinisikan dengan enam anggota:

* AHCIET - Raimundo Beca;
* CABASE - Jorge Plano, kemudian digantikan oleh Oscar Messano;
* CG-Br - José Luis Ribeiro;
* ENRED - Julian Dunayerich; kemudian digantikan oleh Raul Echeverria;
* NIC-Mx - Jerman Valdez;
* ECOMLAC - Fabio Marinho;

Langkah berikutnya, LACNIC ini disampaikan Dewan Sementara pada 26 Agustus 1999, perjanjian ini untuk Esther Dyson, maka Ketua Interim ICANN ICANN Board untuk persetujuan.
Sebuah Rencana Bisnis atau organisasi baru ini dikembangkan dan disajikan kepada ARIN, organisasi yang bertanggung jawab untuk wilayah kami. Anggaran Dasar diciptakan dan diputuskan bahwa akan LACNIC kantor pusat di Montevideo, dengan orang-orang teknis dan peralatan di São Paulo, Brazil NIC di tempat.
LACNIC secara resmi diakui oleh ICANN selama pertemuan Shanghai pada tahun 2002.
LACNIC didirikan pada 2001, dengan kantor administrasi di Montevideo, Uruguay dan fasilitas teknis yang disediakan oleh Comite Gestor da Internet Brasil São Paulo.

The LACNIC terdiri dari:

* Anggota
Anggota dapat langsung mempengaruhi kegiatan LACNIC dan jasa. Anggota bertanggung jawab untuk pencalonan dan pemilihan kandidat dalam Badan Eksekutif LACNIC dan untuk menerima skema pengisian LANIC dan menyetujui LACNIC Laporan Keuangan setiap tahun. Anggota juga memberikan masukan kepada, dan umpan balik, kegiatan yang dilakukan dan layanan yang diberikan oleh LACNIC.
* Executive Board
* LACNIC mencalonkan dan memilih anggota Badan Eksekutif. Dewan terdiri dari enam anggota dan bertanggung jawab untuk menunjuk Directo Eksekutif LACNIC dan untuk situasi keuangan secara keseluruhan LACNIC.
* LACNIC Staf
* Anggota staf melakukan kegiatan LACNIC, memberikan layanan kepada anggotanya dan memberikan dukungan administrasi bagi LACNIC.

Organisasi yang menerima alamat IP dari LACNIC secara otomatis langsung menjadi anggota. Menurut ukuran ruang alamat setiap organisasi mengelola, ada anggota yang berbeda kategori dan tingkatan. Keanggotaan terbuka untuk setiap orang atau organisasi yang berminat; ini berarti bahwa organisasi-organisasi yang tidak langsung menerima alamat IP dari LACNIC juga dapat mengajukan aplikasi keanggotaan.

Hal ini tidak perlu menjadi anggota LACNIC sebelum mengajukan permohonan untuk ruang alamat IP (atau sumber daya lainnya), juga tidak akan berbuat demikian memudahkan untuk mendapatkan mereka.

LACNIC perjanjian kerjasama

Sejak pembentukannya, LACNIC telah mengadopsi kebijakan kerjasama yang aktif berusaha untuk mengkonsolidasikan dirinya sebagai sebuah organisasi, untuk memperkuat keterlibatan dalam pertumbuhan dan pengembangan Internet di wilayah, dan untuk memenuhi tujuan utamanya manajemen sumber daya Internet untuk wilayah Latin Amerika dan Karibia.

Contoh dari hal ini adalah perjanjian yang ditandatangani awal dengan melakukan Gestor Comite Internet NIC Brasil dan Meksiko. Melalui perjanjian pertama adalah mungkin untuk memiliki infrastruktur teknis dan sumber daya manusia yang diperlukan untuk LACNIC pusat operasional di kota São Paulo selama dua tahun pertama keberadaannya. Dalam kasus perjanjian dengan NIC Meksiko, sangat mungkin untuk mengimplementasikan rencana pelatihan LACNIC dengan mengorbankan kata organisasi, melalui bahan dan persiapan penyelenggaraan pertemuan di berbagai negara dari kawasan kita.

Kedua perjanjian memiliki peran yang sangat penting dalam pencapaian LACNIC stabilitas dan kelangsungan hidup selama tahap-tahap awal.

Demikian pula, kami percaya bahwa dengan menghasilkan berbagai kesepakatan kerjasama dan kegiatan LACNIC dapat membuat kontribusi yang signifikan bagi penguatan lembaga serta pertumbuhan dan perkembangan komunitas internet di kawasan ini.

LACNIC's partisipasi dalam setiap perjanjian adalah bervariasi dan tergantung pada kemampuan yang tersedia di masing-masing kasus, tetapi maksudnya adalah selalu untuk melengkapi sumber daya dan tindakan setiap organisasi. Untuk alasan ini, dalam beberapa kasus berpartisipasi dengan menggunakan dana sendiri atau memperoleh dana dari luar daerah, dalam orang lain dengan memfasilitasi pelembagaan organisasi regional, mengintegrasikan dan co-organisasi yang berpartisipasi dalam forum dan aktivitas lainnya serta mendukung penelitian pada isu-isu strategis.

Jadi, meskipun tidak peran utamanya, LACNIC memberikan kontribusi untuk pertumbuhan dan evolusi komunitas Internet regional, meningkatkan kehadiran internasionalnya dan relevansi, mengakibatkan tingkat keterlibatan yang lebih besar dan berpengaruh pada definisi kebijakan dan pengelolaan sumber daya global di jaringan tingkat internasional.

* NIC-BR - LACNIC Perjanjian
* NIC-MX - LACNIC Perjanjian
* CLARA - LACNIC Perjanjian Kerjasama
* ECOM-LAC - LACNIC Perjanjian Kerjasama
* LACTLD - LACNIC Perjanjian Kerjasama
* ICA-IDRC - LACNIC Agreement (Frida Program)
* ISC - LACNIC Perjanjian (Proyek + RAICES)
* ORT University - LACNIC Perjanjian
* Universitas Republik (Fakultas Teknik) - Perjanjian LACNIC
* Exchange Program dengan RIR lain
* Dukungan dan Partisipasi di Daerah Acara dan Forum lain

The Number Resource Organization

Dengan RIR lain, LACNIC adalah anggota dari Number Resource Organization (NRO), yang ada untuk melindungi sumber daya nomor belum dialokasikan renang, untuk mempromosikan dan melindungi bottom-up proses pengembangan kebijakan, dan menjadi titik fokus input ke dalam sistem RIR.

RIPE NCC


Réseaux IP Européens Pusat Koordinasi Jaringan (RIPE NCC) adalah Regional Internet Registry (RIR) untuk Eropa, Timur Tengah dan bagian-bagian dari Asia Tengah. Ini bermarkas di Amsterdam, Belanda.
Sebuah RIR mengawasi alokasi dan pendaftaran nomor Internet sumber daya (alamat IPv4, alamat IPv6 dan Autonomous System (AS) Bilangan) di wilayah tertentu.
RIPE NCC yang mendukung koordinasi teknis dan administratif infrastruktur Internet. Ini adalah tidak-untuk-keuntungan keanggotaan organisasi dengan lebih dari 6.000 (per Januari 2009) anggota yang terletak di lebih dari 70 negara di wilayah layanan.
Setiap individu atau organisasi yang dapat menjadi anggota RIPE NCC. Keanggotaan terdiri dari Internet Service Provider (ISP), telekomunikasi organisasi, lembaga pendidikan, pemerintah, regulator dan perusahaan besar.
RIPE NCC yang juga menyediakan dukungan teknis dan administratif untuk Réseaux IP Européens (RIPE), sebuah forum terbuka untuk semua pihak yang berkepentingan dengan pengembangan teknis Internet.

Sejarah

The RIPE NCC memulai operasinya pada April 1992 di Amsterdam, Belanda. Dana awal disediakan oleh jaringan akademis Réseaux Associés pour la Recherche Européenne (RARE) orang anggota, EARN dan EUnet. RIPE NCC yang resmi didirikan ketika versi Belanda Anggaran Dasar diendapkan dengan Amsterdam Chamber of Commerce pada tanggal 12 November 1997. RIPE NCC pertama Rencana Kegiatan diterbitkan pada Mei 1991.

Kegiatan

RIPE NCC yang mendukung perkembangan internet melalui koordinasi teknis infrastruktur Internet di wilayah layanan dan sekitarnya. Itu melakukan banyak kegiatan di daerah ini, termasuk:

* Alokasi dan pencatatan sumber daya nomor Internet (IP Addresses dan AS Bilangan)
* Pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan RIPE Database
* Pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan RIPE Routing Registry
* Operasi K-akar, salah satu akar dunia nameserver
* Koordinasi dukungan untuk delegasi ENUM
* Pengumpulan dan publikasi statistik pada Internet netral perkembangan dan kinerja

RIPE NCC yang terdiri dari:

* Anggota
Anggota dapat langsung mempengaruhi kegiatan RIPE NCC dan jasa. Anggota bertanggung jawab untuk pencalonan dan pemilihan kandidat dalam RIPE NCC Badan Eksekutif dan untuk menerima RIPE NCC Pengisian Skema dan RIPE NCC menyetujui Laporan Keuangan setiap tahun. Anggota juga memberikan masukan kepada, dan umpan balik, kegiatan yang dilakukan dan layanan yang diberikan oleh RIPE NCC.
* Executive Board
* RIPE NCC mencalonkan dan memilih anggota Badan Eksekutif. Dewan terdiri dari antara tiga dan lima anggota dan bertanggung jawab untuk menunjuk RIPE NCC Direktur Pelaksana, untuk situasi keuangan secara keseluruhan dari RIPE NCC dan untuk membuat catatan yang memungkinkan situasi keuangan organisasi yang akan dievaluasi setiap saat.
* RIPE NCC Staf
Anggota staf melakukan kegiatan RIPE NCC, memberikan layanan kepada anggotanya dan memberikan dukungan administrasi bagi RIPE.

RIPE NCC dan RIPE

Réseaux IP Européens adalah suatu forum terbuka untuk semua pihak yang berkepentingan dengan pengembangan teknis Internet. Meskipun nama mirip, RIPE dan RIPE NCC adalah entitas yang terpisah. Namun, mereka sangat saling tergantung. RIPE NCC yang memberikan dukungan administratif untuk RIPE, seperti Rapat RIPE fasilitasi dan memberikan dukungan administratif untuk RIPE Kelompok Kerja.

Biaya

Sumber daya nomor internet tidak memiliki nilai moneter. RIPE NCC para anggota pungutan biaya keanggotaan tahunan yang didasarkan pada sumber daya internet yang menerima anggota dari RIPE NCC. Biaya keanggotaan tahunan yang dikenakan kepada setiap anggota secara proporsional terkait dengan beban kerja yang terlibat dalam menyediakan sumber daya yang diminta oleh anggota.

The RIPE Database

The RIPE Database adalah database publik yang berisi rincian pendaftaran alamat IP dan AS Bilangan awalnya dialokasikan kepada anggota oleh RIPE NCC. Hal ini menunjukkan organisasi atau individu yang saat ini terus yang nomor internet sumber daya, ketika alokasi ini dibuat dan rincian kontak. Organisasi atau individu yang memegang sumber daya ini bertanggung jawab untuk memperbarui informasi dalam database.

Pada Maret 2008, isi database yang tersedia untuk mendekati real-time mirroring (NRTM).
RIPE Routing Registry

The RIPE Routing Registry (RR) adalah sub-set RIPE Database dan menyimpan informasi routing RPSL. RIPE RR yang merupakan bagian dari Internet RR, koleksi database yang cermin satu sama lain. Informasi tentang nama domain dalam RIPE Database adalah untuk referensi saja: itu bukan nama domain registry yang dijalankan oleh kode negara Top Level Domain (ccTLD) administrator dari Eropa dan daerah sekitarnya.

Daerah layanan

RIPE NCC di wilayah pelayanan terdiri dari negara-negara di Eropa, Timur Tengah dan bagian-bagian dari Asia Tengah. RIPE NCC layanan yang tersedia untuk pengguna di luar wilayah ini melalui Local Internet Registries; badan-badan tersebut harus memiliki alamat hukum yang berlaku di dalam wilayah layanan, tetapi dapat menawarkan jasa mereka kepada siapa pun (Daftar Negara-negara Anggota).

Asia

* Southwest Asia
* o Armenia
o Azerbaijan
o Bahrain
o Siprus
o Georgia
o Iran
o Irak
o israel
o Yordania
* o Lebanon
o Oman
o Otoritas Palestina
o Qatar
o Arab Saudi
o Suriah
o Turki
o Uni Emirat Arab
o Yaman
* Central Asia
o Kazakhstan
o Kyrgyzstan
o Tajikistan
o Turkmenistan
o Uzbekistan
* North Asia
o Rusia
Eropa
* Albania
* Andorra
* Austria
* Belarus
* Belgia
* Bosnia-Herzegovina
* Bulgaria
* Kroasia
* Republik Ceko
* Denmark
* Estonia
* Finlandia
* Perancis
* Jerman
* Gibraltar (Britania Raya)
* Yunani
* Hungaria
* Islandia
* Irlandia
* Italia
* Latvia
* Liechtenstein
* Lithuania
* Luxembourg
* Macedonia
* Malta
* Moldova
* Monako
* Montenegro
* Norwegia
* Belanda
* Polandia
* Portugal
* Romania
* Rusia
* San Marino
* Serbia
* Slovakia
* Slovenia
* Spanyol
* Swedia
* Swiss
* Turki
* Ukraina
* Inggris
* Vatikan
* Yugoslavia

Amerika Utara
* Greenland (denmark)

Mantan daerah layanan

Sebelum pembentukan AfriNIC, RIPE NCC melayani negara-negara berikut:

Africa

* Afrika Utara
o Aljazair
o Mesir
o Libya
o Mauritania
o Maroko
o Sudan
o Tunisia
o Sahara Barat
* Afrika Tengah
o Kamerun
o Republik Afrika Tengah
o Chad
o Guinea Khatulistiwa
o Gabon
o São Tomé dan Príncipe
* Afrika Timur
o Djibouti
o Eritrea
o Ethiopia
o Kenya
o Uganda
o Somalia
* Afrika Barat
o Benin
o Burkina Faso
o Tanjung Verde
o Pantai Gading
o Gambia
o Ghana
o Guinea
o Guinea-Bissau
o Liberia
o Mali
o Niger
o nigeria
o Senegal
o Sierra Leone
o Togo

Organisasi terkait dan kegiatan

* The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN)
ICANN menetapkan blok sumber daya Internet (IP Sumber dan AS Bilangan) ke RIPE NCC dan RIR lainnya.

* The Number Resource Organization (NRO)
The Number Resource Organization (NRO) terdiri dari lima RIR: AfriNIC, APNIC, ARIN, LACNIC, dan RIPE NCC. NRO melaksanakan kegiatan bersama RIR termasuk bersama proyek-proyek teknis, kegiatan penghubung dan koordinasi kebijakan.

* Organisasi Pendukung Alamat (ASO)
NRO juga melaksanakan fungsi ASO, salah satu organisasi pendukung diminta oleh peraturan ICANN. The ASO tinjauan dan mengembangkan rekomendasi tentang Kebijakan internet yang berkaitan dengan sistem IP yang menangani dan menyarankan ICANN Dewan tentang hal ini.

* World Summit di Masyarakat Informasi (WSIS)
Sebagai bagian dari NRO, yang RIPE NCC secara aktif terlibat dalam WSIS.

* Internet Governance Forum (IGF)
Sebagai bagian dari NRO, yang RIPE NCC secara aktif terlibat dalam IGF.

AfriNIC
AfriNIC (African Network Information Center) adalah Regional Internet Registry (RIR) untuk Afrika.
AfriNIC, yang berkantor pusat di Ebene City, Mauritius, untuk sementara diakui oleh ICANN pada 11 Oktober 2004 dan menjadi fungsional operasional pada 22 Februari 2005. Itu diakui oleh ICANN pada bulan April 2005. Sebelumnya, alamat IP untuk Afrika didistribusikan oleh APNIC, ARIN, dan RIPE NCC.
AfriNIC telah dialokasikan alamat IPv4 blok 41.0.0.0 / 8, 196.0.0.0 / 8 dan 197.0.0.0 / 8 dan IPv6 blok 2c00:: / 12 dan 2001:4200:: / 23. Adiel AKPLOGAN, sebuah Togo Nasional, adalah CEO registri.

Negara-negara di wilayah layanan AfriNIC adalah :

* Aljazair
* Angola
* Benin
* Botswana
* Burkina Faso
* Burundi
* Republik Kongo
* Kamerun
* Cape Verde
* Republik Afrika Tengah
* Chad
* Komoro
* Republik Demokratik Kongo
* Pantai Gading
* Djibouti
* Mesir
* Equatorial Guinea
* Eritrea
* Ethiopia
* Gabon
* Gambia
* Ghana
* Guinea
* Guinea-Bissau
* Kenya
* Lesotho
* Liberia
* Libya
* Madagaskar
* Malawi
* Mali
* Mauritania
* Mauritius
* Mayotte
* Maroko
* Mozambik
* Namibia
* Niger
* Nigeria
* Reunion Island
* Rwanda
* Sao Tome dan Principe
* Senegal
* Seychelles
* Sierra Leone
* Somaliland
* South Africa
* Sudan
* Swaziland
* Tanzania
* Togo
* Tunisia
* Uganda
* Sahara Barat
* Zambia
* Zimbabwe

Lanjut membaca“Macam-Macam Kerajaan DNS di Dunia”  »»

Apa itu PQDN


PQDN adalah sistem penamaan di DNS yang hanya berisi domain saja.
domain berkualifikasi parsial (PQDN),. A PQDN mulai dari node tapi tidak mencapai akar. Hal ini digunakan ketika nama harus diselesaikan termasuk dalam situs yang sama sebagai klien. Berikut resolver bisa menyediakan bagian yang hilang, yang disebut akhiran, untuk menciptakan sebuah FQDN.

Misalnya, jika pengguna di fhda.edu tersebut. Situs ingin mendapatkan alamat IP dari komputer penantang, ia dapat mendefinisikan nama parsial Challenger

Klien DNS atc.fhda.edu menambahkan akhiran. Sebelum melewati alamat untuk server DNS. Klien DNS biasanya memegang daftar akhiran. Berikut dapat beberapa dari daftar sufiks di De Anza College.



Lanjut membaca“Apa itu PQDN”  »»

Sistem Penamaan Domain / DNS


Sistem Penamaan Domain / DNS ( Domain Name System ) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat e-mail.

SEJARAH SINGKAT DNS :

Penggunaan nama sebagai pengabstraksi alamat mesin di sebuah jaringan komputer yang lebih dikenal oleh manusia mengalahkan TCP/IP, dan kembali ke zaman ARPAnet. Dahulu, setiap komputer di jaringan komputer menggunakan file HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIR International), yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama (secara teknis, file ini masih ada – sebagian besar sistem operasi modern menggunakannya baik secara baku maupun melalui konfigurasi, dapat melihat Hosts file untuk menyamakan sebuah nama host menjadi sebuah alamat IP sebelum melakukan pencarian via DNS). Namun, sistem tersebut diatas mewarisi beberapa keterbatasan yang mencolok dari sisi prasyarat, setiap saat sebuah alamat komputer berubah, setiap sistem yang hendak berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan update terhadap file Hosts.

Dengan berkembangnya jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan: sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubaha tersebut secara dinamis. Inilah DNS.

Paul Mockapetris menemukan DNS di tahun 1983; spesifikasi asli muncul di RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah memproposikan beberapa tambahan dari protokol inti DNS.
Pengelola dari sistem DNS terdiri dari tiga komponen:

1. DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi.
2. recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver, dan mengembalikan jawaban kepada para resolver tersebut.
3. authoritative DNS server yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya)

Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), dipisahkan dengan titik.

1. Label paling kanan menyatakan top-level domain – domain tingkat atas/tinggi (misalkan, alamat www.wikipedia.org memiliki top-level domain org).
2. Setiap label di sebelah kirinya menyatakan sebuah sub-divisi atau subdomain dari domain yang lebih tinggi. Catatan: "subdomain" menyatakan ketergantungan relatif, bukan absolut. Contoh: wikipedia.org merupakan subdomain dari domain org, dan id.wikipedia.org dapat membentuk subdomain dari domain wikipedia.org (pada prakteknya, id.wikipedia.org sesungguhnya mewakili sebuah nama host – lihat dibawah). Secara teori, pembagian seperti ini dapat mencapai kedalaman 127 level, dan setiap label dapat terbentuk sampai dengan 63 karakter, selama total nama domain tidak melebihi panjang 255 karakter. Tetapi secara praktek, beberapa pendaftar nama domain (domain name registry) memiliki batas yang lebih sedikit.
3. Terakhir, bagian paling kiri dari bagian nama domain (biasanya) menyatakan nama host. Sisa dari nama domain menyatakan cara untuk membangun jalur logis untuk informasi yang dibutuhkan; nama host adalah tujuan sebenarnya dari nama sistem yang dicari alamat IP-nya. Contoh: nama domain www.wikipedia.org memiliki nama host "www".

DNS memiliki kumpulan hirarki dari DNS servers. Setiap domain atau subdomain memiliki satu atau lebih authoritative DNS Servers (server DNS otorisatif) yang mempublikasikan informas tentang domain tersebut dan nama-nama server dari setiap domain di-"bawah"-nya. Pada puncak hirarki, terdapat root servers- induk server nama: server yang ditanyakan ketika mencari (menyelesaikan/resolving) dari sebuah nama domain tertinggi (top-level domain).


Sebuah contoh mungkin dapat memperjelas proses ini. Andaikan ada aplikasi yang memerlukan pencarian alamat IP dari www.wikipedia.org. Aplikasi tersebut bertanya ke DNS recursor lokal.

1. Sebelum dimulai, recursor harus mengetahui dimana dapat menemukan root nameserver; administrator dari recursive DNS server secara manual mengatur (dan melakukan update secara berkala) sebuah file dengan nama root hints zone (panduan akar DNS) yang menyatakan alamat-alamt IP dari para server tersebut.
2. Proses dimulai oleh recursor yang bertanya kepada para root server tersebut – misalkan: server dengan alamat IP "198.41.0.4" – pertanyaan "apakah alamat IP dari www.wikipedia.org?"
3. Root server menjawab dengan sebuah delegasi, arti kasarnya: "Saya tidak tahu alamat IP dari www.wikipedia.org, tapi saya "tahu" bahwa server DNS di 204.74.112.1 memiliki informasi tentang domain org."
4. Recursor DNS lokal kemudian bertanya kepada server DNS (yaitu: 204.74.112.1) pertanyaan yang sama seperti yang diberikan kepada root server. "apa alamat IP dari www.wikipedia.org?". (umumnya) akan didapatkan jawaban yang sejenis, "saya tidak tahu alamat dari www.wikipedia.org, tapi saya "tahu" bahwa server 207.142.131.234 memiliki informasi dari domain wikipedia.org."
5. Akhirnya, pertanyaan beralih kepada server DNS ketiga (207.142.131.234), yang menjawab dengan alamat IP yang dibutuhkan.

Proses ini menggunakan pencarian rekursif (recursion / recursive searching).


Membaca contoh diatas, Anda mungkin bertanya: "bagaimana caranya DNS server 204.74.112.1 tahu alamat IP mana yang diberikan untuk domain wikipedia.org?" Pada awal proses, kita mencatat bahwa sebuah DNS recursor memiliki alamat IP dari para root server yang (kurang-lebih) didata secara explisit (hard coded). Mirip dengan hal tersebut, server nama (name server) yang otoritatif untuk top-level domain mengalami perubahan yang jarang.


Namun, server nama yang memberikan jawaban otorisatif bagi nama domain yang umum mengalami perubahan yang cukup sering. Sebagai bagian dari proses pendaftaran sebuah nama domain (dan beberapa waktu sesudahnya), pendaftar memberikan pendaftaran dengan server nama yang akan mengotorisasikan nama domain tersebut; maka ketika mendaftar wikipedia.org, domain tersebut terhubung dengan server nama gunther.bomis.com dan zwinger.wikipedia.org di pendaftar .org. Kemudian, dari contoh di atas, ketika server dikenali sebagai 204.74.112.1 menerima sebuah permintaan, DNS server memindai daftar domain yang ada, mencari wikipedia.org, dan mengembalikan server nama yang terhubung dengan domain tersebut.


Biasanya, server nama muncul berdasarkan urutan nama, selain berdasarkan alamat IP. Hal ini menimbulkan string lain dari permintaan DNS untuk menyelesaikan nama dari server nama; ketika sebuah alamat IP dari server nama mendapatkan sebuah pendaftaran di zona induk, para programmer jaringan komputer menamakannya sebuah glue record


Ketika sebuah aplikasi (misalkan web broswer), hendak mencari alamat IP dari sebuah nama domain, aplikasi tersebut tidak harus mengikuti seluruh langkah yang disebutkan dalam teori diatas. Kita akan melihat dulu konsep caching, lalu mengertikan operasi DNS di "dunia nyata".

Karena jumlah permintaan yang besar dari sistem seperti DNS, perancang DNS menginginkan penyediaan mekanisme yang bisa mengurangi beban dari masing-masing server DNS. Rencana mekanisnya menyarankan bahwa ketika sebuah DNS resolver (klien) menerima sebuah jawaban DNS, informasi tersebut akan di cache untuk jangka waktu tertentu. Sebuah nilai (yang di-set oleh administrator dari server DNS yang memberikan jawaban) menyebutnya sebagai time to live (masa hidup), atau TTL yang mendefinisikan periode tersebut. Saat jawaban masuk ke dalam cache, resolver akan mengacu kepada jawaban yang disimpan di cache tersebut; hanya ketika TTL usai (atau saat administrator mengosongkan jawaban dari memori resolver secara manual) maka resolver menghubungi server DNS untuk informasi yang sama.

Satu akibat penting dari arsitektur tersebar dan cache adalah perubahan kepada suatu DNS tidak selalu efektif secara langsung dalam skala besar/global. Contoh berikut mungkin akan menjelaskannya: Jika seorang administrator telah mengatur TTL selama 6 jam untuk host www.wikipedia.org, kemudian mengganti alamat IP dari www.wikipedia.org pada pk 12:01, administrator harus mempertimbangkan bahwa ada (paling tidak) satu individu yang menyimpan cache jawaban dengan nilai lama pada pk 12:00 yang tidak akan menghubungi server DNS sampai dengan pk 18:00. Periode antara pk 12:00 dan pk 18:00 dalam contoh ini disebut sebagai waktu propagasi (propagation time), yang bisa didefiniskan sebagai periode waktu yang berawal antara saat terjadi perubahan dari data DNS, dan berakhir sesudah waktu maksimum yang telah ditentukan oleh TTL berlalu. Ini akan mengarahkan kepada pertimbangan logis yang penting ketika membuat perubahan kepada DNS: tidak semua akan melihat hal yang sama seperti yang Anda lihat. RFC1537 dapat membantu penjelasan ini.

Di dunia nyata, user tidak berhadapan langsung dengan DNS resolver – mereka berhadapan dengan program seperti web brower (Mozilla Firefox, Safari, Opera, Internet Explorer, Netscape, Konqueror dan lain-lain dan klien mail (Outlook Express, Mozilla Thunderbird dan lain-lain). Ketika user melakukan aktivitas yang meminta pencarian DNS (umumnya, nyaris semua aktivitas yang menggunakan Internet), program tersebut mengirimkan permintaan ke DNS Resolver yang ada di dalam sistem operasi.

DNS resolver akan selalu memiliki cache (lihat diatas) yang memiliki isi pencarian terakhir. Jika cache dapat memberikan jawaban kepada permintaan DNS, resolver akan menggunakan nilai yang ada di dalam cache kepada program yang memerlukan. Kalau cache tidak memiliki jawabannya, resolver akan mengirimkan permintaan ke server DNS tertentu. Untuk kebanyakan pengguna di rumah, Internet Service Provider(ISP) yang menghubungkan komputer tersebut biasanya akan menyediakan server DNS: pengguna tersebut akan mendata alamat server secara manual atau menggunakan DHCP untuk melakukan pendataan tersebut. Jika administrator sistem telah mengkonfigurasi sistem untuk menggunakan server DNS mereka sendiri, DNS resolver umumnya akan mengacu ke server nama mereka. Server nama ini akan mengikuti proses yang disebutkan di Teori DNS, baik mereka menemukan jawabannya maupun tidak. Hasil pencarian akan diberikan kepada DNS resolver; diasumsikan telah ditemukan jawaban, resolver akan menyimpan hasilnya di cache untuk penggunaan berikutnya, dan memberikan hasilnya kepada software yang meminta pencarian DNS tersebut.

Sebagai bagian akhir dari kerumitan ini, beberapa aplikasi seperti web browser juga memiliki DNS cache mereka sendiri, tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan referensi DNS resolver, yang akan meningkatkan kesulitan untuk melakukan debug DNS, yang menimbulkan kerancuan data yang lebih akurat. Cache seperti ini umumnya memiliki masa yang singkat dalam hitungan 1 menit.


Sistem yang dijabarkan diatas memberikan skenario yang disederhanakan. DNS meliputi beberapa fungsi lainnya:

1. Nama host dan alamat IP tidak berarti terhubung secara satu-banding-satu. Banyak nama host yang diwakili melalui alamat IP tunggal: gabungan dengan pengasuhan maya (virtual hosting), hal ini memungkinkan satu komputer untuk malayani beberapa situs web. Selain itu, sebuah nama host dapat mewakili beberapa alamat IP: ini akan membantu toleransi kesalahan (fault tolerance dan penyebaran beban (load distribution), juga membantu suatu situs berpindah dari satu lokasi fisik ke lokasi fisik lainnya secara mudah.
2. Ada cukup banyak kegunaan DNS selain menerjemahkan nama ke alamat IP. Contoh:, agen pemindahan surat Mail transfer agents(MTA) menggunakan DNS untuk mencari tujuan pengiriman E-mail untuk alamat tertentu. Domain yang menginformasikan pemetaan exchange disediakan melalui rekod MX (MX record) yang meningkatkan lapisan tambahan untuk toleransi kesalahan dan penyebaran beban selain dari fungsi pemetaan nama ke alamat IP.
3. Kerangka Peraturan Pengiriman (Sender Policy Framework) secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.
4. Menyediakan keluwesan untuk kegagalan komputer, beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya, tigabelas server akar (root servers) digunakan oleh seluruh dunia. Program DNS maupun sistem operasi memiliki alamat IP dari seluruh server ini. Amerika Serikat memiliki, secara angka, semua kecuali tiga dari server akar tersebut. Namun, dikarenakan banyak server akar menerapkan anycast, yang memungkinkan beberapa komputer yang berbeda dapat berbagi alamat IP yang sama untuk mengirimkan satu jenis services melalui area geografis yang luas, banyak server yang secara fisik (bukan sekedar angka) terletak di luar Amerika Serikat.

DNS menggunanakn TCP dan UDP di port komputer 53 untuk melayani permintaan DNS. Nyaris semua permintaan DNS berisi permintaan UDP tunggal dari klien yang dikuti oleh jawaban UDP tunggal dari server. Umumnya TCP ikut terlibat hanya ketika ukuran data jawaban melebihi 512 byte, atau untuk pertukaaran zona DNS zone transfer


Beberapa kelompok penting dari data yang disimpan di dalam DNS adalah sebagai berikut:
1. A record atau catatan alamat memetakan sebuah nama host ke alamat IP 32-bit (untuk IPv4).
2. AAAA record atau catatan alamat IPv6 memetakan sebuah nama host ke alamat IP 128-bit (untuk IPv6).
3. CNAME record atau catatan nama kanonik membuat alias untuk nama domain. Domain yang di-alias-kan memiliki seluruh subdomain dan rekod DNS seperti aslinya.
4. [MX record] atau catatan pertukaran surat memetakan sebuah nama domain ke dalam daftar mail exchange server untuk domain tersebut.
5. PTR record atau catatan penunjuk memetakan sebuah nama host ke nama kanonik untuk host tersebut. Pembuatan rekod PTR untuk sebuah nama host di dalam domain in-addr.arpa yang mewakili sebuah alamat IP menerapkan pencarian balik DNS (reverse DNS lookup) untuk alamat tersebut. Contohnya (saat penulisan / penerjemahan artikel ini), www.icann.net memiliki alamat IP 192.0.34.164, tetapi sebuah rekod PTR memetakan , 164.34.0.192.in-addr.arpa ke nama kanoniknya: referrals.icann.org.
6. NS record atau catatan server nama memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut. Pewakilan bergantung kepada rekod NS.
7. SOA record atau catatan otoritas awal (Start of Authority) mengacu server DNS yang mengediakan otorisasi informasi tentang sebuah domain Internet.
8. SRV record adalah catatan lokasi secara umum.
9. Catatan TXT mengijinkan administrator untuk memasukan data acak ke dalam catatan DNS; catatan ini juga digunakan di spesifikasi Sender Policy Framework.

Jenis catatan lainnya semata-mata untuk penyediaan informasi (contohnya, catatan LOC memberikan letak lokasi fisik dari sebuah host, atau data ujicoba (misalkan, catatan WKS memberikan sebuah daftar dari server yang memberikan servis yang dikenal (well-known service) seperti HTTP atau POP3 untuk sebuah domain.

Nama domain harus menggunakan satu sub-kumpulan dari karakter ASCII, hal ini mencegah beberapa bahasa untuk menggunakan nama maupun kata lokal mereka. ICANN telah menyetujui Punycode yang berbasiskan sistem IDNA, yang memetakan string Unicode ke karakter set yang valid untuk DNS, sebagai bentuk penyelesaian untuk masalah ini, dan beberapa registries sudah mengadopsi metode IDNS ini.

Beberapa jenis perangakat lunak DNS menerapkan metode DNS, beberapa diantaranya:

¤ BIND (Berkeley Internet Name Domain)
¤ djbdns (Daniel J. Bernstein’s DNS)
¤ MaraDNS
¤ QIP (Lucent Technologies)
¤ NSD (Name Server Daemon)
¤ PowerDNS
¤ Microsoft DNS (untuk edisi server dari Windows 2000 dan Windows 2003)


Utiliti berorientasi DNS termasuk:

¤ dig (the domain information groper)

Tidak satupun individu di dunia yang "memiliki" nama domain kecuali Network Information Centre (NIC), atau pendaftar nama domain (domain name registry). Sebagian besar dari NIC di dunia menerima biaya tahunan dari para pengguna legal dengan tujuan bagi si pengguna legal menggunakan nama domain tersebut. Jadi sejenis perjanjian sewa-menyewa terjadi, bergantung kepada syarat dan ketentuan pendaftar. Bergantung kepada beberpa peraturan penamaan dari para pendaftar, pengguna legal dikenal sebagai "pendaftar" (registrants) atau sebagai "pemegang domain" (domain holders)

ICANN memegang daftar lengkap untuk pendaftar domain di seluruh dunia. Siapapun dapat menemukan pengguna legal dari sebuah domain dengan mencari melalui basis data WHOIS yang disimpan oleh beberpa pendaftar domain.

Di (lebih kurang) 240 country code top-level domains (ccTLDs), pendaftar domain memegang sebuah acuan WHOIS (pendaftar dan nama server). Contohnya, IDNIC, NIC Indonesia, memegang informasi otorisatif WHOIS untuk nama domain .ID.

Namun, beberapa pendaftar domain, seperti VeriSign, menggunakan model pendaftar-pengguna. Untuk nama domain .COM dan .NET, pendaftar domain, VeriSign memegang informasi dasar WHOIS )pemegang domain dan server nama). Siapapun dapat mencari detil WHOIS (Pemegang domain, server nama, tanggal berlaku, dan lain sebagainya) melalui pendaftar.
Sejak sekitar 2001, kebanyakan pendaftar gTLD (.ORG, .BIZ, .INFO) telah mengadopsi metode penfatar "tebal", menyimpan otoritatif WHOIS di beberapa pendaftar dan bukan pendaftar itu saja.

NAMA DOMAIN :

Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya "wikipedia.org". Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.

Pada awalnya nama domain hanya dapat dituliskan dengan ke-26 abjad Latin, namun saat ini telah dimungkinkan untuk menggunakan abjad asing dengan Internasionalisasi nama domain.

Sistem nama domain (DNS) adalah aturan yang dipakai dalam sistem penamaan dari nama domain ini.

Tidak bersponsor .biz .com .edu .gov .info .int .mil .name .net .org
Bersponsor .aero .cat .coop .jobs .mobi .museum .pro .tel .travel
Infrastruktur .arpa .root
Startup phase .asia
Diusulkan .berlin .bzh .cym .gal .geo .kid .kids .mail .nyc .post .sco .web .xxx
Dihapus .nato
Dipesan .example .invalid .localhost .test
Pseudo-domain .bitnet .csnet .ip .local .onion .uucp

DAFTAR NAMA DOMAIN SESUAI DENGAN NEGARA :

A.
.ac top-level domain kode negara Internet untuk Pulau Ascension. Domain ini ditangani oleh nic.ac, sebuah bagian dari biro komputer internet yang berkedudukan di Britania Raya. Registrasi domain ini terbuka untuk publik.

.ac juga adalah domain level kedua untuk kalangan akademis seperti universitas seperti di Britania Raya (.ac.uk), Jepang (.ac.jp). Banyak negara menggunakan .edu untuk kegunaan yang sama seperti di Australia (.edu.au) dan Malaysia (.edu.my)
.ad top-level domain kode negara Internet untuk Andorra. Domain ini ditangani oleh Servei de Telecommunications d’Andorra.
.ae top-level domain kode negara Internet untuk Uni Emirat Arab. Administrasinya ditangani oleh Etisalat.
.af top-level domain kode negara Internet untuk negara Afganistan. Domain ini ditangani oleh AFGNIC, sebuah badan di bawah UNDP dan Pemerintahan Transisi Islam Afganistan.
.ag top-level domain kode negara Internet untuk Antigua dan Barbuda.
.ai TLD kode negara internet (ccTLD) untuk Anguilla. Diatur oleh Pemerintah Anguilla.
.al top-level domain kode negara Internet untuk Albania.
.am top-level domain kode negara Internet untuk Armenia.
.an top-level domain kode negara Internet untuk Antillen Belanda.
.ao top-level domain kode negara Internet untuk Angola.
.aq top-level domain kode negara Internet untuk Antartika.
.ar top-level domain kode negara Internet untuk Argentina.
.as top-level domain kode negara Internet untuk Samoa Amerika.
.at top-level domain kode negara Internet untuk Austria.
.au top-level domain kode negara Internet untuk Australia.
.aw top-level domain kode negara Internet untuk Aruba.
.ax Pemerintah Kepulauan Ã…land telah meminta .ax sebagai TLD kode negara internetnya (ccTLD). Namun, kini, tidak ada TLD seperti itu dan Ã…land masih menggunakan ccTLD Finlandia .fi. Sebagian besar situs Ã…land masih menggunakan subdomain .aland.fi. IANA memiliki .ax yang dicadangkan buat Ã…land, tanpa organisasi yang mendukung yang mendatangani.

Pada 17 Februari 2006, parlemen Finlandia mengajukan modifikasi hukum yang mengatur nama domain untuk memasukkan .ax sebagai TLD. Selama masa 3 tahun, subdomain aland.fi akan dibuang sedangkan .ax akan digunakan; tidak ada pendaftaran baru dengan nama aland.fi subdomain akan diterima, dan semua pemilik domain yang sekarang dengan subdomain aland.fi akan menerima pendaftaran buat domain .ax yang cocok. Pada 17 Maret 2006, presiden Finlandia Tarja Halonen menandatangani RUU itu menjadi UU, efektif sejak 27 Maret 2006.
.az top-level domain kode negara Internet untuk Azerbaijan.
B.
.ba top-level domain kode negara Internet untuk Bosnia-Herzegovina.
.bb top-level domain kode negara Internet untuk Barbados.
.bd top-level domain kode negara Internet untuk Bangladesh.
.be top-level domain kode negara Internet untuk Belgia.
.bf top-level domain kode negara Internet untuk Burkina Faso.
.bg top-level domain kode negara Internet untuk Bulgaria.
.bh top-level domain kode negara Internet untuk Bahrain.
.bi top-level domain kode negara Internet untuk Burundi.
.bj top-level domain kode negara Internet untuk Benin.
.bm top-level domain kode negara Internet untuk Bermuda.
.bn top-level domain kode negara Internet untuk Brunei.
.bo top-level domain kode negara Internet untuk Bolivia.
.br top-level domain kode negara Internet untuk Brasil.
.bs top-level domain kode negara Internet untuk Bahama.
.bt top-level domain kode negara Internet untuk Bhutan.
.bv top-level domain kode negara Internet untuk Pulau Bouvet.
.bw top-level domain kode negara Internet untuk Botswana.
.by top-level domain kode negara Internet untuk Belarus.
.bz top-level domain kode negara Internet untuk Belize.
C.
.ca top-level domain kode negara Internet untuk Kanada.
.cc kode negara internet (ccTLD) untuk Kepulauan Cocos (Keeling), sebuah teritori Australia. Dikelola oleh VeriSign melalui perusahaan cabangnya eNIC, yang mempromosikannya untuk pendaftaran internasional sebagai ".com berikutnya".

Selama beberapa saat, juga diurus (sebagian atau keseluruhan) oleh ClearChannel untuk stasiun radionya di AS.
.cd top-level domain kode negara Internet untuk Republik Demokratik Kongo.
.cf top-level domain kode negara Internet untuk Republik Afrika Tengah.
.cg top-level domain kode negara Internet untuk Republik Kongo.
.ch top-level domain kode negara Internet untuk Swiss.
.ci top-level domain kode negara Internet untuk Pantai Gading.
.ck top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Cook.
.cl top-level domain kode negara Internet untuk Cili.
.cm top-level domain kode negara Internet untuk Kamerun.
.cn top-level domain kode negara Internet untuk Cina Daratan. Taiwan (.tw), Hong Kong (.hk), dan Makau (.mo) memiliki domain sendiri.

UMUM
. ac.cn : Akademik atau ilmiah
. com.cn : Komersial
. edu.cn : Pendidikan
. gov.cn : Pemerintahan
. net.cn : Internet
. org.cn : Organisasi

NAMA PROVINSI
.ah.cn : Anhui
.bj.cn : Beijing
.cq.cn : Chongqing
.fj.cn : Fujian
.gd.cn : Guangdong
.gs.cn : Gansu
.gz.cn : Guizhou
.gx.cn : Guangxi
.ha.cn : Hainan
.hb.cn : Hebei
.he.cn : Henan
.hi.cn : Hubei
.hl.cn : Heilongjiang
.hn.cn : Hunan
.jl.cn : Jilin
.js.cn : Jiangsu
.jx.cn : Jiangxi
.ln.cn : Liaoning
.nm.cn : Mongolia Dalam
.nx.cn : Ningxia
.qh.cn : Qinghai
.sc.cn : Sichuan
.sd.cn : Shandong
.sh.cn : Shanghai
.sn.cn : Shaanxi
.sx.cn : Shanxi
.tj.cn : Tianjin
.xj.cn : Xinjiang
.xz.cn : Xizang
.yn.cn : Yunnan
.zj.cn : Zhejiang
.co top-level domain kode negara Internet untuk Kolombia.
.cr top-level domain kode negara Internet untuk Kosta Rika.
.cs top-level domain kode negara Internet untuk Cekoslowakia.

Catatan: pada tanggal 3 Juni, 2006, Montenegro mendeklarasikan kemerdekaannya, sehingga domain ini tidak dipakai lagi.) (kode domain .cs tidak dipakai, tidak ada DNS) (kode domain .cs dulunya dipakai untuk Cekoslowakia)
.cu top-leel domain kode negara Internet untuk Kuba.
.cv top-level domain kode negara Internet untuk Tanjung Verde.
.cx top-level domain kode negara Internet untuk Christmas Island.
.cy top-level domain kode negara Internet untuk Siprus.
.cz top-level domain kode negara Internet untuk Ceko.
D.
.de top-level domain kode negara Internet untuk Jerman.
.dj top-level domain kode negara Internet untuk Djibouti.
.dk top-level domain kode negara Internet untuk Denmark.
.dm top-level domain kode negara Internet untuk Dominika.
.do top-level domain kode negara Internet untuk Republik Dominika. Ranah internet ini dikelola dan diatur oleh oleh NIC.DO.
.dz top-level domain kode negara Internet untuk Aljazair.
E.
.ec top-level domain kode negara Internet untuk Ekuador.
.ee top-level domain kode negara Internet untuk Estonia.
.eg top-level domain kode negara Internet untuk Mesir.
.eh Karena pendudukan militer oleh Maroko yang sedang berlangsung, tidak ada top-level domain kode negara (ccTLD) untuk Sahara Barat, namun .eh dicadangkan untuk tujuan itu. IANA tidak memiliki organisasi pendukung yang ditugasi untuk domain ini.
.er top-level domain kode negara Internet untuk Eritrea.
.es top-level domain kode negara Internet untuk Spanyol.
.et top-level domain kode negara Internet untuk Ethiopia.
.eu top-level domain (TLD) kode negara Internet untuk Uni Eropa.
F.
.fi top-level domain kode negara Internet untuk Finlandia.
.fj top-level domain kode negara Internet untuk Fiji.
.fk top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Falkland.
.fm top-level domain kode negara Internet untuk Federasi Mikronesia.
.fo top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Faroe.
.fr top-level domain kode negara Internet untuk Perancis.
G.
.ga top-level domain kode negara Internet untuk Gabon.
.gb top-level domain (TLD) kode negara Internet untuk Britania Raya. Domain ini sekarang tidak digunakan.
.gd top-level domain kode negara Internet untuk Grenada.
.ge top-level domain kode negara Internet untuk Georgia.
.gf top-level domain kode negara Internet untuk Guyana Perancis.
.gg top-level domain kode negara Internet untuk Guernsey.
.gh top-level domain kode negara Internet untuk Ghana.
.gi top-level domain kode negara Internet untuk Gibraltar.
.gl top-level domain kode negara Internet untuk Greenland.
.gm top-level domain kode negara Internet untuk Gambia.
.gn top-level domain kode negara Internet untuk Guinea.
.gp TLD internet untuk Guadeloupe .gp domains bisa didaftarkan di nic.gp. Harganya berbeda untuk orang Guadeloupe dan pengguna internet lain. Untuk perorangan Guadeloupe bayarnya ialah 50€ untuk 2 tahun pertama dan kemudian 20€ untuk tiap tahun berikutnya. Sebaliknya, 200€ untuk 2 tahun pertama dan 100€ untuk tiap tahun berikutnya.

Kode .gp memberi kesempatan untuk domain hack pertandingan balap Grand Prix.
.gq top-level domain kode negara Internet untuk Guinea Khatulistiwa.
.gr top-level domain kode negara Internet untuk Yunani.
.gs TLD kode negara internet (ccTLD) untuk Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich Selatan.
ccTLD .gs juga digunakan dalam domain hack, untuk blo.gs Yahoo!.
.gt top-level domain kode negara Internet untuk Guatemala.
.gu top-level domain kode negara Internet untuk Guam.
.gw top-level domain kode negara Internet untuk Guinea Bissau
.gy top-level domain kode negara Internet untuk Guyana.
H.
.hk top-level domain kode negara Internet untuk Hong Kong yang dibentuk pada tahun 1990.
.hm top-level domain (TLD) kode negara Internet untuk Pulau Heard dan Kepulauan McDonald.
.hn top-level domain kode negara Internet untuk Honduras.
.hr top-level domain kode negara Internet untuk Kroasia.
.ht top-level domain kode negara Internet untuk Haiti.
.hu top-level domain kode negara Internet untuk Hongaria.
I .
.id top-level domain kode negara Internet untuk Indonesia. Sejak 1 September 2005, domain .id dikelola oleh Departemen Komunikasi dan Informasi Indonesia.

Sebelumnya domain .id dikelola melalui kerjasama antara Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan pengelola domain .id (ccTLD-ID).

Mulai 1 Mei 2007 pengelolaan domain .id sepenuhnya berada di tangan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk komunitas teknologi informasi di Indonesia.
.ie top-level domain kode negara Internet untuk Republik Irlandia.
.il top-level domain kode negara Internet untuk Israel.
.im top-level domain kode negara Internet untuk Pulau Man.
.in top-level domain kode negara Internet untuk India.
.io top-level domain (TLD) kode negara Internet untuk Teritorial Britania di Samudra Hindia.
.iq top-level domain kode negara Internet untuk Irak.
.ir top-level domain kode negara Internet untuk Iran.
.is top-level domain kode negara Internet untuk Islandia.
.it top-level domain kode negara Internet untuk Italia.
J.
.je top-level domain kode negara Internet untuk Jersey.
.jm top-level domain kode negara Internet untuk Jamaika.
.jo top-level domain kode negara Internet untuk Yordania.
.jp top-level domain kode negara Internet untuk Jepang. Domain ini diawasi oleh Badan Pendaftaran Jepang.
K.
.ke top-level domain kode negara Internet untuk Kenya.
.kg top-level domain kode negara Internet untuk Kirgizia.
.kh top-level domain kode negara Internet untuk Kamboja.
.ki top-level domain kode negara Internet untuk Kiribati.
.km top-level domain kode negara Internet untuk Komoro.
.kn top-level domain kode negara Internet untuk Saint Kitts dan Nevis.
.kp Korea Utara tidak memiliki TLD kode negara internet (ccTLD), namun .kp dicadangkan untuk tujuan itu. IANA memiliki .kp yang dicadangkan untuk Korut, tanpa organisasi pendukung yang ditugasi.
.kr top-level domain kode negara Internet untuk Korea Selatan.
.kw top-level domain kode negara Internet untuk Kuwait.
.ky top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Cayman.
.kz top-level domain kode negara Internet untuk Kazakhstan.
L .
.la top-level domain kode negara Internet untuk Laos.
.lb top-level domain kode negara Internet untuk Lebanon.
.lc top-level domain kode negara Internet untuk Saint Lucia.
.li top-level domain kode negara Internet untuk Liechtenstein.
.lk top-level domain kode negara Internet untuk Sri Lanka.
.lr top-level domain kode negara Internet untuk Liberia.
.ls top-level domain kode negara Internet untuk Lesotho.
.lt top-level domain kode negara Internet untuk Lituania.
.lu top-level domain kode negara Internet untuk Luxemburg.
.lv top-level domain kode negara Internet untuk Latvia.
.ly top-level domain kode negara Internet untuk Libya.
M .
.ma top-level domain kode negara Internet untuk Maroko.
.mc top-level domain kode negara Internet untuk Monako.
.md top-level domain kode negara Internet untuk Moldavia.
.me top-level domain kode negara Internet untuk Republik Montenegro.
.mg top-level domain kode negara Internet untuk Madagaskar.
.mh top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Marshall.
.mk top-level domain kode negara Internet untuk Republik Makedonia.
.ml top-level domain kode negara Internet untuk Mali.
.mm top-level domain kode negara Internet untuk Myanmar.
.mn top-level domain kode negara Internet untuk Mongolia.
.mo top-level domain kode negara Internet untuk Makau. Huruf o pada TLD tersebut merujuk kepada nama alternatif untuk Makau yaitu Makao.
.mp top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Mariana Utara.
.mq top-level domain kode negara Internet untuk Martinik.
.mr top-level domain kode negara Internet untuk Mauritania.
.ms top-level domain kode negara Internet untuk Montserrat.
.mt top-level domain kode negara Internet untuk Malta.
.mv top-level domain kode negara Internet untuk Maladewa.
.mw top-level domain kode negara Internet untuk Malawi.
.mx top-level domain kode negara Internet untuk Meksiko.
.my top-level domain kode negara Internet untuk Malaysia.
.mz top-level domain kode negara Internet untuk Mozambik.
N .
.na top-level domain kode negara Internet untuk Namibia.
.nc top-level domain kode negara Internet untuk Kaledonia Baru.
.ne top-level kode negara Internet untuk Niger.
.nf top-level domain kode negara Internet untuk Pulau Norfolk.
.ng top-level domain kode negara Internet untuk Nigeria.
.ni top-level domain kode negara Internet untuk Nikaragua.
.nl top-level domain kode negara Internet untuk Belanda. .nl merupakan ccTLD terpopuler keempat setelah .de, .uk dan .eu.
.no top-level domain kode negara Internet untuk Norwegia.
.np top-level domain kode negara Internet untuk Nepal.
.nr top-level domain kode negara Internet untuk Nauru.
.nu top-level domain kode negara Internet untuk Niue.
.nz top-level domain kode negara Internet untuk Selandia Baru.
O .
.om top-level domain kode negara Internet untuk Oman.
P .
.pa top-level domain kode negara Internet untuk Panama.
.pe top-level domain kode negara Internet untuk Peru.
.pf top-level domain kode negara Internet untuk Polinesia Perancis.
.pg top-level domain kode negara Internet untuk Papua Nugini.
.ph top-level domain kode negara Internet untuk Filipina, sebuah negara di daerah Asia Tenggara.
.pk top-level domain kode negara Internet untuk Pakistan.
.pl top-level domain kode negara Internet untuk Polandia.
.pm top-level domain kode negara Internet untuk Saint-Pierre dan Miquelon.
.pn TLD kode negara internet (ccTLD) untuk Kepulauan Pitcairn.

TLD ini menjadi pokok pertentangan pada 2000, antara penduduk pulau Tom Christian, yang telah diserahi dengan manajemen domain oleh ICANN, dan pemerintah pulau, yang dipecahkan oleh ICANN yang memutuskan bahwa domain ini akan diserahkan kembali ke Dewan Pulau.
.pr top-level domain kode negara Internet untuk Puerto Riko.
.ps top-level domain kode negara Internet untuk Palestina.
.pt top-level domain kode negara Internet untuk Portugal.
.pw top-level domain kode negara Internet untuk Palau.
.py top-level domain kode negara Internet untuk Paraguay.
Q .
.qa top-level domain kode negara Internet untuk Qatar.
R .
.re top-level domain kode negara Internet untuk Réunion.
.ro top-level domain kode negara Internet untuk Rumania.
.rs top-level domain kode negara Internet untuk Republik Serbia.
.ru top-level domain kode negara Internet untuk Rusia.
.rw top-level domain kode negara Internet untuk Rwanda.
S .
.sa top-level domain kode negara Internet untuk Arab Saudi.
.sb top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Solomon.
.sc top-level domain kode negara Internet untuk Seychelles.
.sd top-level domain kode negara Internet untuk Sudan.
.se top-level domain kode negara Internet untuk Swedia.
.sg top-level domain kode negara Internet untuk Singapura, sebuah negara di daerah Asia Tenggara.
.sh top-level domain kode negara Internet untuk Saint Helena.
.si top-level domain kode negara Internet untuk Slovenia.
.sj top-level domain (TLD) kode negara Internet untuk Kepulauan Svalbard dan Jan Mayen. (tidak dipakai, tidak terdaftar)
.sk top-level domain kode negara Internet untuk Slovakia.
.sl top-level domain kode negara Internet untuk Sierra Leone.
.sm top-level domain kode negara Internet untuk San Marino.
.sn top-level domain kode negara Internet untuk Senegal.
.so top-level domain kode negara Internet untuk Somalia.
.sr top-level domain kode negara Internet untuk Suriname.
.st top-level domain kode negara Internet untuk Sao Tome dan Principe.
.su top-level domain kode negara Internet untuk Uni Sovyet. Uni Soviet (terdepresiasi; digantikan; kode domain dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)
.sv top-level domain kode negara Internet untuk El Salvador.
.sy top-level domain kode negara Internet untuk Suriah.
.sz top-level domain kode negara Internet untuk Swaziland.
T .
.tc top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Turks dan Caicos.
.td top-level domain kode negara Internet untuk Chad.
.tf top-level domain kode negara Internet untuk Antartika Perancis.
.tg top-level domain kode negara Internet untuk Togo.
.th top-level domain kode negara Internet untuk Thailand.
.tj top-level domain kode negara Internet untuk Tajikistan.
.tk top-level domain kode negara Internet untuk Tokelau, sebuah wilayah kepulauan di daerah lautan Pasifik bagian selatan, dekat New Zealand. Namun, domain ini disewakan secara gratis, kemungkinan untuk memperbanyak income.
.tl top-level domain kode negara Internet untuk Timor Leste.
.tm top-level domain kode negara Internet untuk Turkmenistan.
.tn top-level domain kode negara Internet untuk Tunisia.
.to top-level domain kode negara Internet untuk Tonga.
.tp top-level domain kode negara Internet untuk Timor Timur. Penggunaan huruf ini berasal dari Timor Português karena dulunya adalah koloni Portugis.

Karena tidak sesuai dengan Standar ISO 3166-1 untuk kode dua-huruf kode negara, maka sejak kemerdekaannya dalam transisi menjadi .tl
.tr top-level domain kode negara Internet untuk Turki.
.tt top-level domain kode negara Internet untuk Trinidad dan Tobago.
.tv top-level domain kode negara Internet untuk Tuvalu.
.tw nama domain tingkat teratas dari Taiwan, Republik Cina. Nama domain ini dikelola oleh Pusat Informasi Jaringan Internet Taiwan, dalam bahasa Inggris disingkat sebagai TWNIC.
.tz top-level domain kode negara Internet untuk Tanzania.
U .
.ua top-level domain kode negara Internet untuk Ukraina.
.ug top-level domain kode negara Internet untuk Uganda.
.uk top-level domain kode negara Internet untuk Britania Raya.
.us top-level domain kode negara Internet untuk Amerika Serikat, sebuah negara di daerah Amerika Utara.
.uy top-level domain kode negara Internet untuk Uruguay.
.uz top-level domain kode negara Internet untuk Uzbekistan.
V .
.va top-level domain kode negara Internet untuk Vatikan.
.vc top-level domain kode negara Internet untuk Saint Vincent dan Grenadines.
. ve top-level domain kode negara Internet untuk Venezuela.
.vg top-level domain kode negara Internet untuk British Virgin Islands.
.vi top-level domain kode negara Internet untuk Kepulauan Virgin Amerika Serikat.
.vn top-level domain kode negara Internet untuk Vietnam.
.vu top-level domain kode negara Internet untuk Vanuatu.
W .
.wf top-level domain kode negara Internet untuk Wallis dan Futuna.
.ws top-level domain kode negara Internet untuk Samoa.
Y .
.ye top-level domain kode negara Internet untuk Yaman.
.yt top-level domain kode negara Internet untuk Mayotte, sebuah wilayah kolektif Perancis yang terletak di Samudera Hindia, di antara utara Madagaskar dan utara Mozambik.
.yu top-level domain kode negara Internet untuk Yugoslavia.

Yugoslavia (kemudian berganti nama menjadi Serbia dan Montenegro)

(kode domain secara resmi digantikan oleh .cs (lihat di atas) namun tetap dipakai; kode domain "dipakai untuk pergantian" oleh ISO 3166-1)
Z .
.za top-level domain kode negara Internet untuk Afrika Selatan.
.zm top-level domain kode negara Internet untuk Zambia.
.zw top-level domain kode negara Internet untuk Zimbabwe.



Sumber : Wikkipedia Indonesia

Lanjut membaca“Sistem Penamaan Domain / DNS”  »»

Pengertian FQDN


Fully Qualifed Domain Name (disingkat menjadi FQDN), dalam sistem penamaan domain Domain Name System (DNS) merujuk kepada nama bertitik yang dapat mengidentifikasikan sebuah host Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) di dalam jaringan dan Internet. FQDN juga sering disebut sebagai Absolute Domain Name. FQDN didiskusikan dalam RFC 1035, RFC 1123 dan RFC 2181.

Sebuah FQDN dari sebuah host mengandung nama host miliknya digabungkan dengan nama domain (dan subdomain) di mana host tersebut berada, yang kemudian dipisahkan dengan menggunakan tanda titik (.). FQDN umumnya digunakan di dalam Uniform Resource Locator (URL) yang digunakan untuk mengakses halaman web di dalam jaringan dan Internet dan membuat path absolut terhadap ruang nama (namespace) DNS ke host target di mana halaman web tersebut berada. FQDN berbeda dengan nama domain biasa karena FQDN merupakan nama absolut dari domain, sehingga sufiks domain tidak perlu ditambahkan.

Contoh FQDN: untuk sebuah nama FQDN id.wikipedia.org, dapat diambil pernyataan bahwa id merupakan nama host, dan wikipedia.org merupakan nama domain-nya. Panjang maksimum dari FQDN adalah 255 bita.

Lanjut membaca“Pengertian FQDN”  »»

Membuat Primary dan Secondary DNS Server


Untuk beroperasinya sebuah jaringan komputer Internet, sebetulnya pengalamatan sebuah komputer dilakukan menggunakan angka yang dikenal sebagai Internet Protocol (IP) Address yang terdiri dari 32 bit. Tentunya akan sukar bagi manusia / user untuk mengingat sekian juta komputer di seluruh Internet. Untuk itu dikembangkan penamaan mesin yang lebih manusiawi menggunakan konsep Domain Name System (DNS). Pada tulisan ini kami akan mencoba menjelaskan cara mensetup DNS Server di mesin dengan OS UNIX. Kemampuan ini akan sangat dibutuhkan bila sebuah institusi /perusahaan ingin mempunyai nama hostname sendiri di Internet.

Domain Name System adalah salah satu jenis sistem yang melayani permintaan pemetaan IP Address ke FQDN ( Fully Qualified Domain Name ) dan dari FQDN ke IP Address. FQDN lebih mudah untuk diingat oleh manusia daripada IP Address. Sebagai contoh, sebuah komputer memiliki IP Address 167.205.22.114 dan memiliki FQDN “nic.itb.ac.id”. Nama “nic.itb.ac.id” tentunya lebih mudah diingat daripada nomor IP Address di atas. Apalagi setelah lahirnya konsep IP Version 6 yang memiliki 6 segment untuk setiap komputer sehingga nomor IP Address menjadi semakin panjang dan lebih sulit untuk diingat. Selain itu, DNS juga menyediakan layanan mail routing, informasi mengenai hardware, sistem operasi yang dijalankan, dan aplikasi jaringan yang ditangani oleh host tersebut.

Pada sistem operasi UNIX, DNS diimplementasikan dengan menggunakan software Berkeley Internet Name Domain (BIND). BIND ini memiliki dua sisi, yaitu sisi client dan sisi server. Sisi client disebut resolver. Resolver ini bertugas membangkitkan pertanyaan mengenai informasi domain name yang dikirimkan kepada sisi server. Sisi server BIND ini adalah sebuah daemon yang disebut named. Ia yang akan menjawab query-query dari resolver yang diberikan kepadanya.

Pada saat BIND dijalankan, ia memiliki 4 modus operasi, yaitu :

· Resolver-only

Komputer hanya membangkitkan query informasi domain name kepada sebuah DNS server dan tidak menjalankan fungsi DNS server.

· Caching-only

Komputer menjalankan fungsi name server tetapi tidak memiliki database DNS server. Ia hanya mempelajari jawaban-jawaban query yang diberikan oleh remote DNS server dan menyimpannya dalam memory. Data-data dalam memory tersebut akan digunakan untuk menjawab query selanjutnya yang diberikan kepadanya.

· Primary server

Komputer menjalankan fungsi name server berdasarkan database yang dimilikinya. Database ini dibangun oleh administrator DNS. Server ini menjadi authoritative source bagi domain tertentu.

· Secondary server

Komputer menjalankan fungsi name server berdasarkan database yang diambil dari primary server. Proses pengambilan file database ini sering disebut zone file transfer. Ia juga menjadi authoritative source bagi domain tersebut.

Resolver-only

Saat berada dalam modus resolver-only, BIND akan mencari file /etc/resolv.conf (pada UNIX umum) dan membaca konfigurasi yang tertera dalam file tersebut. Jika BIND tidak menemukan file tersebut maka ia akan menggunakan konfigurasi standar yang dimilikinya.

Bentuk dasar sintaks pada file /etc/resolv.conf adalah sebagai berikut :

domain name

nameserver address

[nameserver address]

domain menyatakan default domain seperti yang didefinisikan oleh entry name. Jika ada penulisan nama host yang tidak mengandung tanda baca titik maka resolver akan menambahkan entry name di belakang nama host tersebut. Sebagai contoh, jika Anda menuliskan host name mail saja dan entry name berisi ptn.co.id maka resolver akan menggunakan nama mail.ptn.co.id.

nameserver menyatakan server mana yang harus dihubungi jika ada query dari resolver mengenai domain di atas. Apabila server tersebut tidak bisa dihubungi, server selanjutnya menjadi sasaran lemparan query.

Contoh listing file /etc/resolv.conf :

# Resolver configuration file

domain ptn.co.id

# Server terdekat adalah mumet.ptn.co.id, IP 169.98.3.1

nameserver 169.98.3.2

# Gagal ??? Coba server kedua : nggliyeng.ptn.co.id, IP 169.98.2.15

nameserver 169.98.2.15

# Gagal lagi ??? Server ketiga : ngeh.ptn.co.id, IP 169.98.1.2

nameserver 169.98.1.2

Ketiga modus selanjutnya dapat dijalankan secara bersamaan atau berdiri sendiri pada sebuah komputer yang menjadi DNS server. Pengaturan modus ini dilakukan pada konfigurasi daemon named. File-file penting yang menjadi acuan bagi named untuk beroperasi adalah named.boot, data_cache, data_domain, dan data_reverse. named.boot adalah file yang berisi boot script bagi DNS server. data_cache adalah file yang berisi DNS root server. data_domain adalah file yang berisi pemetaan dari FQDN ke IP Address dan data terlengkap dari domain yang bersangkutan. data_reverse adalah file yang berisi data mengenai pemetaan IP Address ke FQDN. Pada sistem operasi UNIX, file-file tersebut terletak di direktori /etc/namedb. Direktori tersebut menjadi default bagi named.

File konfigurasi yang paling penting bagi named adalah file /etc/namedb/named.boot. File ini berisikan perintah-perintah yang mendefinisikan fungsi named sebagai caching-only server, primary server, atau secondary server.

Caching-only

Jika kita ingin mengatur agar named hanya beroperasi pada modus caching-only maka file named.boot hanya berisi perintah cache diikuti nama file yang berisi server-server utama yang menjadi tempat melemparkan query.

Berikut ini contoh file named.boot dimana kita mengatur named agar beroperasi pada modus caching-only :

; file named.boot

;

; mendefinisikan default directory

directory /etc/namedb

;

; menjadi caching-only server

cache data_cache

;

v Primary Server

Jika kita menghendaki named pada komputer kita menjadi primary server, kita tambahkan kata primary diikuti domain yang dipegang oleh named tersebut dan diakhiri dengan nama file yang berisi database domain tersebut..

Sebagai contoh, komputer kita menjadi primary server untuk domain ptn.co.id dengan file data_domain berjudul ptn. Sebaiknya, sebuah primary server juga menjalankan fungsi caching-only. Hal ini untuk menambah kehandalan server dalam menjawab query-query yang cukup rumit. File named.boot akan berisi sebagai berikut :

; file named.boot

;

; mendefinisikan default directory

directory /etc/namedb

;

; menjadi caching-only server

cache data_cache

;

; menjadi primary server atas domain ptn.co.id

primary ptn.co.id ptn

;

; menjadi primary server atas pemetaan IP Address 169.98.1.x ke FQDN

primary 1.98.169.IN-ADDR.ARPA rev_169.98.1.x

;

Jika komputer kita juga menjadi primary server atas pemetaan IP Address 169.98.1.x ke FQDN maka kita tambahkan entry yang terakhir.

v Secondary Server

Secondary server adalah DNS server yang menggunakan database domain yang ditransfer dari primary server. Untuk mengatur server agar menjadi secondary bagi domain tertentu, kita tambahkan kata secondary diikuti dengan domain yang dipegang, kemudian diikuti oleh IP Address primary server dan diakhiri dengan nama file databasenya.

Sebagai contoh, komputer kita akan bertindak sebagai secondary server untuk domain pts.ac.id. Primary server domain dipegang oleh server dns.pts.ac.id dengan nomor IP Address 190.21.85.2. Kita edit file named.boot sehingga menjadi seperti berikut :

; file named.boot

;

; mendefinisikan default directory

directory /etc/namedb

;

; menjadi caching-only server

cache data_cache

;

; menjadi primary server atas domain ptn.co.id

primary ptn.co.id ptn

;

; menjadi secondary server atas domain pts.ac.id dari dns.pts.ac.id

secondary pts.ac.id 190.21.85.2 sec_pts

;

; menjadi primary server atas pemetaan IP Address 169.98.1.x ke FQDN

primary 1.98.169.IN-ADDR.ARPA rev/rev_169.98.1.x

;

; menjadi secondary server atas pemetaan IP Address 190.21.85.x ke FQDN

Jika kita juga menjadi secondary server atas pemetaan IP Address 190.21.85.x ke FQDN dari server dns.pts.ac.id kita tambahkan entry yang terakhir.

Langkah selanjutnya adalah membuat file data_domain dan data_reverse (seperti file ptn dan rev/rev_169.98.1.x) yang akan dibahas pada artikel mendatang.

Daftar Pustaka

· RFC 1034, “Domain Names – Concepts and Facilities”

· RFC 1035, “Domain Names – Implementation and Spesification”

Lanjut membaca“Membuat Primary dan Secondary DNS Server”  »»